oleh

Kemendagri Targetkan, Partisipasi Pemilih Pilkada 2018 Hanya 8 Persen

EDITORIAL, KICAUNEWS.COM -Pilkada 2018 yang digelar di 171 daerah dengan rincian 17 Provinsi, 39 Kota, dan 115 Kabupaten, hanya tinggal menghitung hari itu, rawan dipicu oleh rendahnya partisipasi masyarakat, dalam menyalurkan hak pilihnya.

Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo mengatakan, semua yang berkompetisi dapat menjadikan Pilkada benar-benar menjadi pesta demokrasi yang bermartabat.

Kader PDI Perjuangan itu merasa optimis bahwa, partisipasi pemilih pada hajatan Pilkada 2018 dapat berjalan lebih baik dari sebelumnya.

Menurut Tjahjo, partisipasi tinggi dari pemilih di Pilkada 2018 itu, dapat terwujud, bila semua proaktif, baik dari penyelenggaranya, pemerintah, dan masyarakat itu sendiri. “Partisipasi pemilih menjadi salah satu kunci kesuksesan Pilkada, saya berharap masyarakat pro aktif,” kata Tjahjo Kumolo.

Seperti diketahui, Pilkada 2018 akan digelar pada 27 Juni mendatang. Pada Pilkada 2015, angka partisipasi pemilih tercatat sebesar 70 persen dan Pilkada 2017 angka partisipasi pemilih tersebut nengalami peningkatan 4 persen, dengan jumlah sebesar 74 persen.

Menteri Tjahjo berharap, pada Pilkada 2018, angka partisipasi pemilih harus melebihi angka partisipasi pemilih pada Pilkada 2015 dan tahun 2017 lalu. “Ini tentunya tren positif yang harus lebih ditingkatkan lagi,” kata Tjahjo.

Pemerintah, sambung Tjahjo, akan menargetkan angka partisipasi pemilih pada Pilkada 2018 mencapai 78 persen atau ada peningkatan sebesar 4 persen dari tahun 2017 dan 8 persen dari tahun 2015. (Haji Merah).
***********************

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru