oleh

Rahmat Gunawan,SH ( Wasekjen PPMI ) Kritik Kenaikan Tarif Tol JORR

JAKARTA, KICAUNEWS.COM – Mulai 20 Juni 2018, Tarif Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) Dari Rp 9.500 Naik Jadi Rp 15.000.

Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memberlakukan kenaikan tarif JORR mulai Rabu (20/06/2018) pukul 00.00 WIB.

Hal ini disikapi oleh Wakil Sekretaris Jenderal Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI), Rahmat Gunawan, SH. “Kenaikan tarif tol JORR merupakan sebuah bentuk pemerasan terhadap pengguna,” katanya kepada kicaunews.com Selasa (19/06/2018).

Menurutnya, Ketidakberpihakan pemerintah saat ini kepada rakyat semakin terang benderang. Kenaikan tarif Tol JORR sebagai bentuk memanjakan investor untuk mendapatkan keuntungan sebesar besarnya. “Ini sungguh keterlaluan, disaat masyarakat dalam suasana Iedul Fitri, tapi Pemerintah menaikan tarif Tol JORR,” katanya.

Untuk diketahui, BPJT Kementerian PUPR memberlakukan perubahan tarif Tol JORR Tarif baru di ruas-ruas Tol JORR, seperti Penjaringan-Kebon Jeruk, Kebon Jeruk-Ulujami, Ulujami-Pondok Pinang, dan Pondok Pinang-Taman Mini.

Juga pada jalan Tol, Taman Mini-Cikunir, Cikunir-Cakung, Cakung-Rorotan, jalan tol menuju Tanjung Priok, Rorotan-Kebon Bawang, dan Pondok Aren-Bintaro Viaduct-Ulujami.

Setelah perubahan itu, nantinya kendaraan golongan 1 berupa sedan, jip, pikap/truk kecil, dan bus dikenai tarif Rp 15.000, sedangkan golongan 2 dan 3 tarifnya Rp 22.500, serta golongan 4 dan 5 tarifnya Rp 30.000.

Tarif sebelumnya untuk golongan I sebesar Rp 9.500, golongan II Rp 11.500, golongan III Rp 15.500, golongan IV, Rp 19.000, dan golongan V Rp 23.000. ( A Widhy )

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru