oleh

Hetifah Sampaikan Keluhan Sekolah Khusus Olahraga Internasional (SKOI) Pada Menpora

JAKARTA, KICAUNEWS.COM – Komisi X DPR RI menggelar rapat kerja dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga, Selasa (5/6). Dalam raker tersebut, Hetifah menyampaikan beberapa persoalan yang terjadi di Sekolah Khusus Olahraga Internasional (SKOI) Kalimantan Timur.

“Ini SKOI tadinya di bawah Dinas Olahraga. Tapi atas kebijakan Kemendagri dipindahkan di bawah Dinas Pendidikan. Ini tidak memahami urusan prestasi juga sarana prasarana. Mohon ada kebijakan soal ini,” kata Hetifah dalam keterangan rilis yang diterima redaksi pada selasa malam 5/6/2018.

Hetifah juga menyinggung soal sarana prasarana di SKOI yang memerlukan perbaikan.

“Saya sudah dua kali kesana. Kondisinya ada kamar yang bocor dan lainnya. Mohon Pak Menteri bisa berkoordinasi dengan Pemda. Jangan alasan daerah defisit anggaran kemudian mengabaikan mereka (atlet) yang hebat-hebat ini,” lanjut Wakil Ketua Komisi X DPR tersebut.

Lebih lanjut, Hetifah meminta Kemenpora harus turut mendorong pemuda melek politik dan melahirkan politisi muda. Selain itu, ia juga berpesan agar Kemenpora juga turut memberi perhatian pada persoalan munculnya paham-paham radikalisme, kenakalan remaja dan pernikahan dini.

Raker hari ini juga membahas program Kemenpora di tahun 2019. Diantara program yang akan dilakukan adalah mengembangkan wirausaha muda dan pelatihan, fasilitasi pemuda dalam penanggulangan penyalahgunaan narkoba, dan Jambore pemuda untuk pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Untuk diketahui, Kemenpora menyampaikan pagu indikatif tahun 2019 sebesar Rp. 1,95 triliun. Jumlah itu menurun jauh dari anggaran tahun 2018 sebesar Rp. 5,37 triliun.(Red)

Bagikan :

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru