oleh

Halangi-Halangi Mahasiswa Saat Ingin Berkunjung Ke Gedung DPR

JAKARTA, KICAUNEWS.COM – Himpunan Mahasiswa Sumatera Utara (Himsu) Tangerang Selatan, dihalang-halangi Petugas Pengamanan Dalam (PAMDAL) DPR-RI, saat hendak bersilaturahmi dengan salah satu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI).

Akibatnya, sebanyak 6 mahasiswa yang hendak bersilaturahmi itu cek cok dan anu mulut dengan Petugas PAMDAL DPR-RI. Awalnya, mahasiswa dimintai kartu tanda pengenal oleh petugas, dan mahasiswa menyerahkan tanda pengenal tersebut.

Namun mahasiswa itu ditahan dan disuruh menunggu oleh tiga orang Petugas PAMDAL DPR-RI, bernama Indera Suseno, Angga Tria Dipa dan Galih Purwanto.

Karena kesal menunggu, mahasiswa itu pun langsung menghubungi anggota DPR yang hendak ditemui itu. Seperti pantauan Jurnalis, dalam pesan singkat Whats App itu, Anggota DPR tersebut menyuruh mahasiswa menunggu diruangannya.

Namun, Petugas PAMDAL DPR RI, Galih Purwanto mengatakan, diruangan masih kosong dan dewan yang hendak ditemui oleh mahasiswa itu belum datang ke kantor.

Seperti diketahui, saat ini Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sedang melakukan sidang paripurna di Gedung Nusantara I. “Mas kamu tunggu disini saja, ini anggota DPR-nya belum datang, dan ruangannya kosong,” kata Petugas PAMDAL DPR RI, Galih Purwanto kepada mahasiswa.

Mahasiswa yang ditahan itu pun, sontak menyauti perkataan Petugas tersebut. Natsir salah satu anggota Himsu mengatakan, Anggota DPR RI yang hendak ditemuinya sudah ada dan mahasiswa disuruh menunggu diruangannya.

“Pak ini bapaknya udah menghubungi kami, dan kami disuruh menunggu, karena bapaknya lagi sidang paripurna.” Cetus Natsir.

Meski sudah memberikan penjelasan, namun Petugas itu tetap berdalih, bahwa ruangan anggota DPR tersebut kosong. “Ini kami udah koordinasi dengan komandan kami, dan masih kosong, kaliam tunggu aja di luar,” kata Galih.

Sontak, mahasiswa pun kesal kepada petugas yang terus-terusan berdalih. Muara Torang Hadomuan, Ketua Umum Himsu Tangerang Selatan, ditempat yang sama mempertanyakan, pernyataan Petugas tersebut.

Baca juga :  CATATAN HARI KE-2 DARI NEGERI SAKURA

“Pak kami ini udah menghubungi anggota DPR nya, kami ini rakyat pak, dan ini pimpinan tertinggi mereka, karena kami yang memilih mereka sampai mereka duduk disana (Gedung DPR),” kata Muara Torang.

Meski begitu, Petugas PAMDAL DPR RI, Galih Purwanto malah ngotot, dan mengatakan ini merupakan aturan yang sudah berjalan. “Ini aturan mas, banyak ko yang antri begini juga, bahkan sampai nangis, ingin bertemu dengan Dewannya, jadi mas santai aja,” cetus Galih kepada mahasiswa.

Dengan wajah kesal, Muara Torang pun, sedikit bernada keras mempertanyakan aturan yang telah berlaku tersebut.

“Pak sekarang begini, kami ini bukan teroris pak, kami ini rakyat, sekarang kami minta mana aturannya, ? Saya ingin lihat, bapak nggak usah ngotot begitu, bapak bicara aturan, tapi tak bisa menunjukan aturan yang berlaku, gimana bapak ini,” kata Torang sedikit kesal.

Adu mulut dan cek cok pun berlangsung sekitar 5 menit, dan mahasiswa itu pun dibawa ke komandan PAMDAL DPR RI. Sesaat sekitar 15 menit, mahasiswa itu pun langsung kembali ke tempat tunggu semula. “Jadi mas tunggu aja kalian disini sampai jam 12.00 wib, ini aturan mas.” Kata Galih Purwanto. (Haji Merah).

Bagikan :

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru