oleh

Usai Acara ISPPI, Direktur Poldagri Ajak Seluruh Elemen Sukseskan Pemilu Serentak 2019

JAKARTA, KICAUNEWS.COM — menyikapi dinamika tahun politik yang belakangan ini yang semakin memanas membuat Ikatan Sarjana dan Profesi Perpolisian Indonesia (ISPPI) menyelenggarakan diskusi yang bertajuk “Rembuk Nasional: Mewujudkan Pemilu 2019 yang Aman dan Bermartabat.” pada selasa, 8/5/2018 di Hotel Ambhara Jakarta Selatan.

Gelaran acara ini dilatarbelakangi kekhawatiran atas merebaknya informasi hoaks dan ujaran kebencian di media sosial.

Adapun Sambutan diberikan langsung Ketum ISSPI Prof. Farouk Muhammad dan ketua panitia Irjenpol (purn) Susnoaji.

Serta Narasumber yang hadir pada acara tersebut adalah Prof. Dr. Jimly Asshidiqie (Pakar hukum tata negara/ketua umum ICMI), Bambang Soesatyo, SE, MBA (Ketua DPR RI), Irjen Pol Drs. Gatot Edy Pramono M.Si (Kepala satgas Nusantara Polri), Mewakili Mendagri, Dr. Drs. Bahtiar M.Si (Direktur Politik Dalam Negeri), Dr. Hasyim Asyari (Komisioner KPU RI), Dr. Abdul Mu’ti ( Sekretaris umum PP Muhammadiyah), Romo Benny Susetyo (Tokoh Agama Katolik), Dr. Helmy Faishal Zaini (Sekjen PB NU), Arifin Asydad (Praktisi Media/Pimred Kumparan).

Usai menjadi narasumber, Saat dikonfirmasi Direktur Politik Dalam Negeri Kemendagri Dr. Bahtiar mengatakan, alhamdulillah kami tadi membahas tentang isu-isu strategis Nasional yang sedang berkembang di Indonesia saat ini menjelang pelaksanaan Pemilu serentak tahun 2019 seperti maraknya Politisasi SARA, Ujaran Kebencian dan Money Politic menjelang Pelaksanaan Pemilu Serentak tahun 2019.

“Sesuai arahan pak menteri, kita harus lawan yang namanya politik uang dalam segala bentuk. Ini racun demokrasi, Pilkada ini adu konsep, gagasan, program dan Kita hindari kampanye berujar kebencian, SARA, apalagi bersifat fitnah,” Kata Bahtiar.

Untuk itu, Lanjut Bahtiar menambahkan, mari kita sama-sama untuk sukseskan pelaksanaan Pemilu serentak 2019.

Lebih jauh Birokrat Bergelar Doktor itu mengatakan, Keberhasilan dan kesuksesan Pemilu Serentak tidak diukur dari berapa banyak pelanggaran yang ditangani, tetapi diukur dari banyaknya masalah yang dapat dicegah dan diantisipasi.

Tidak hanya itu, Lanjut Bahtiar, acara tersebut membahas Peran tokoh agama, peran media, hal lainnya yang menjadi bahasan adalah kesiapan regulasi teknis pemilu, kesiapan aparat penyelenggara Pemilu smpai TPs, kesiapan anggaran, netralitas aparat kepolisian dan birokrasi umumnya, soal e-ktp, teknis penyelenggaraan.(Red)

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru