oleh

Pileg 2019, IPI Tak Akan Pilih Parpol Yang Tak Perjuangkan RUU Pendidikan Pesantren

 

JAKARTA, KICAUNEWS.COM – Kami tahu mana partai dan anggota dewan yang tidak mau memperjuangkan secara sungguh-sungguh Rancangan Undang-Undang (RUU) Pendidikan Keagamaan dan Pesantren, menjadi Undang-Undang (UU).

Melihat hal tersebut, kami berjanji tidak akan memilih partai politik dan caleg dari parpol yang tidak memperjuangkan Rancangan Undang-Undang Pendidikan Keagamaan dan Pesantren, pada Pileg 2019 mendatang.

Demikian hal ini ditegaskan Ketua Umum Ikatan Pesantren Indonesia, Zaini Ahmad, pada acara persiapan penyelenggaraan halaqah ulama, di Hotel Grand Cemara Jakarta.

Menurut Zaini, kehadiran Undang-Undang tersebut sudah cukup lama dinantikan kalangan pesantren. Tapi, menurut Pengurus Pondok Pesantren Al Ikhlas Pasuruan Jawa Timur itu menambahkan, entah mengapa RUU-nya sampai saat ini masih jalan di tempat.

“Kami tidak mau tahu alasannya, pokoknya sebelum Pileg 2019 nanti kami ingin RUU itu disahkan. Jika tidak, kami akan tarik dukungan kami,” tambah Zaini.

Perhatian pemerintah terhadap lembaga pendidikan keagamaan dan pesantren, sambung Zaini Ahmad, saat ini masih tertinggal karena faktor, payung hukum yang tidak memadai.

Ia berharap, dengan adanya Undang-Undang tersebut, negara memiliki kekuatan hukum, dalam memberikan perhatian serta bisa mengayomi, lembaga pendidikan keagamaan dan pesantren, yang telah lama menjadi subsistem, pendidikan nasional.

“Landasan hukum yang dijadikan pijakan selama ini belum menyentuh secara konkrit, pada ranah lembaga pendidikan keagamaan dan pesantren secara spesifik,” sambung Zaini Ahmad.

Seperti diketahui, Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia, dan telah banyak berperan dalam kehidupan mencerdaskan bangsa, serta konsisten menunaikan fungsinya sebagai pusat pengajaran ilmu agama islam. (Haji Merah).

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru