oleh

Giring Suara Pilkada Sumsel, Alex Noerdin Intruksikan Ratusan LGBT Pilih Dodi Reza

SUMSEL, KICAUNEWS.COM – Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin memberikan tempat dan perhatian khusus pada pecinta sesama jenis alias LGBT, yang sebelumnya dianggap memiliki kelainan oleh Majlis Ulama Indonesia atau MUI.

Hal ini terungkap pada saat ratusan kaum Lesbian, Gay, Biseksual, dan Trangender yang disingkat dengan LGBT, mengadakan perkumpulan, Rabu (18/04) lalu, di Griya Agung dalam rangka memenuhi undangan dari Alex Noerdin.

Sebelumnya, Majlis Ulama Indonesia (MUI) telah menegaskan bahwa, perilaku Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender merupakan perilaku menyimpang, serta diharamkan dan bertentangan dengan pandangan hidup bangsa Indonesia.

Selain itu, para pengamat juga menegaskan, perilaku LGBT merupakan bagian dari tindakan kejahatan, yang dapat memperlemah pertahanan bangsa Indonesia.

Meskipun begitu, Politisi dari Partai Golkar itu tetap saja memberikan ruang serta memberikan perhatian yang istimewa kepada pecinta sesama jenis tersebut.

“Kami diundang gubernur kemari, untuk mendengarkan sosialisasi Asian Games, ya mungkin kami akan dilibatkan pada even tersebut, mudah-mudahan kami diajak berperan di Asian Games,” kata Salah Seorang Pecinta LGBT saat ditanya Jurnalis.

Ratusan LGBT itu, selain diundang Alex Noerdin untuk sosialisasi Asean Games 2018, juga diberikan pengarahan untuk memilih Dodi Reza yang merupakan putra Alex Noerdin di Pilkada Sumatera Selatan 2018.

“Menyebut nama dan Nomor urut Pasangan calon dilarang, di acara ini, saya harap anda mengerti maksud saya, Buah jatuh tidak jauh dari pohon” tegas Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin kepada para pecinta sesama jenis itu.

Sebelumnya, Ustad Somad dalam akun Youtube menegaskan, perilaku Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender, merupakan perilaku yang dilakukan ratusan tahun oleh monyet.

Ustad Somad menjelaskan, jika ada kalangan yang memberikan penghargaan kepada para pelaku LGBT tersebut, maka hanya monyetlah yang berhak mendapatkan penghargaan tersebut.

Baca juga :  Tarik Menarik Kepentingan, Pilkada Sumsel Diprediksi Akan Paksakan Calon Tunggal

“Monyet itu ada yang homo. Jadi kalau ada orang yang mau memberi penghargaan untuk homo, maka monyet lah yang berhak mendapat penghargaan,” kata Ustad Somad dalam akun Youtube.

Selain itu, Ustad Abdul Somad menjelaskan, para pelaku LGBT, saat diberikan hukuman harus ditanam di tanah, setinggi pinggang, dan ia harus dilempari memakai batu. (Haji Merah).

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru