oleh

Tokoh Muda Pandeglang Himbau, Generasi Muda Agar Jauhi Miras Oplosan

PANDEGLANG, KICAUNEWS.COM –Tokoh Muda Pandeglang, Dede Abdurahman menilai, persoalan kasus minuman keras (Miras) oplosan, yang saat ini di dalami oleh Polisi, harus menjadi perhatian semua pihak, terutama perhatian generasi muda di Indonesia.

Menurut Dede, untuk dapat mencegah dan menangulangi hal tersebut, diperlukan peran semua pihak, terutama Kepolisian, Badan Narkotika Nasional maupun pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

“Baik Kepolisian, BNN, Pemerintah Pusat maupun Daerah, harus mempersiapkan formulasi baru, untuk pencegahan miras. Saat ini sudah banyak korban berjatuhan akibat miras oplosan itu,” kata Tokoh Muda Pandeglang, Dede Abdurahman.

Sampai saat ini, Polisi masih mendalami kasus Miras Oplosan yang telah menewaskan 51 korban jiwa. Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto mengatakan, sampai saat ini, pihaknya mendapatkan laporan di Polda Jabar ada 51 orang tewas, sementara itu untuk yang dirawat ada 82 orang.

Sambung Dede, solusi yang harus dilakukan oleh pemerintah dalam meretas persoalan tersebut, harus dimulai dari pencegahan sampai pembinaan, dengan cara aktif melakukan koordinasi dengan dinas  maupun kementerian kesehatan, untuk sedini mungkin melalukan sosialisasi kepada masyarakat soal bahaya mengkonsumsi minuman keras oplosan itu.

“Solusinya, Pemerintah harus hadir pada persoalan ini, mulai dari Kepolisian, BNN, maupun dinas kesehatan, maupun Kementerian Kesehatan, semuanya harus berkoordinasi dan berintegrasi untuk sedini mungkin, melakukan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya pemuda tentang bahayanya miras oplosan itu,” kata Dede Abdurahman.

Lebih lanjut, mantan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pandeglang itu juga menghimbau kepada mayarakat, khusunya generasi muda di Pandeglang, akan menjauhi dan tidak menkonsumsi minuman keras oplosan itu.

“Generasi muda di pandeglang, harus menyadari perannya sebagai  pemuda, harus menjauhi dan jangan mengkonsumsi miras oplosan itu, kita harus sadar bahwa, pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan, yang harus mempersiapkan diri, untuk melakukan perubahan,” kata Dede Abdurahman.

Baca juga :  Trasa Slawi Ayu Patut Dikunjungi Mengisi Waktu Libur Anda

Diberitakan sebelumnya, Wakapolri Komisaris Jenderal Polisi, Syafruddin, dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, telah memerintahkan seluruh jajaran Polri dan Polda-Polda agar segera mengungkap kasus peredaran minuman keras (miras) oplosan tersebut.

“Saya perintahkan kepada Polda-Polda dan Polri, untuk segera mengungkap kasus ini secara tuntas, dan jangan kasih ampun, karena ini kejahatan lama dengan metode baru, mengganggu tata kehidupan masyarakat. Sekali lagi saya meminta hentikan peredaran miras oplosan,” kata Wakapolri Komjen Pol Syafruddin. (Haji Merah).

Bagikan :

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru