oleh

Tenggak Miras Oplosan, 31 Orang Tewas di Tempat

JAKARTA, KICAUNEWS.COM – Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi, Argo Yuwono mengatakan, saat ini pihaknya tengah mengirimkan barang bukti minuman keras oplosan, ke laboratorium forensik Mabes Polri.

Setelah diteliti, Humas Polda Metro Jaya, Argo Yuwono mengatakan, dalam miras oplosan itu terdapat kandungan metanol. “Setelah dilakukan pemeriksaan ada salah satu mengandung metanol. Metanol muncul setelah beberapa cairan dicampur,” kata Argo.

Dalam konferensi pers di Mapolres Jakarta Selatan, Rabu (11/4) tadi, Argo menjelaskan, awalnya polisi mendapat laporan dari masyarakat, pada akhir Maret hingga awal bulan April. Setelah mendapat laporan, kata Argo menjelaskan, akhirnya tim segera mencari tahu, siapa pihak yang bertanggungjawab, atas tewasnya sejumlah orang, akibat miras oplosan.

“Kemudian semua turun ke lapangan. Ini perintah bapak Kapolda untuk mengecek,” jelas Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo.

Setelah dilakukan pengecekan, jelas Argo, diketahui ada 31 orang tewas akibat menenggak miras oplosan. Mereka pun yang tewas, sambung Argo, berasal dari sejumlah tempat di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

“Dari Jakarta Timur 10 orang, Jakarta Selatan delapan orang, Depok enam orang, Bekasi tujuh orang. Untuk yang dirawat di Jakarta Timur sembilan orang, Bekasi Kota enam orang, Depok tiga orang dan Jakarta Selatan 18 orang,” tambah Argo.

Menurut mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur itu menjelaskan, dari kasus ini ada sejumlah tersangka yang berhasil diamankan. Sementara sejumlah orang saat ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Tersangka yang diamankan di Jakarta Timur tujuh orang, Jakarta Selatan satu orang, Bekasi Kota dua orang, Depok satu orang. DPO ada dua orang, satu orang di Jakarta Timur dan satu orang di Bekasi Kota,” terangnya. (Haji Merah).

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru