oleh

Hetifah: Akselerasi Infrastruktur Ramah Perempuan dan Disabilitas Harus Dilakukan Pemerintah

JAKARTA, KICAUNEWS.COM – Pemerintah telah berkomitmen menyediakan instrastruktur yang ramah terhadap perempuan dan penyandang disabilitas. Meski begitu, instrastruktur itu harus terus, digiatkan dan dilakukan secara konsisten. Hal itu dikatakan Wakil Ketua Komisi X, Hetifah Sjaifudian.

Dalam acara diskusi, Anual Gender Equality, Social Inclusion and Civil Society Engagement, bertajuk ‘Promoting Infrastruture For All’, Hetifah yang juga Alumnus Planologi Institute Teknologi Bandung (ITB) itu mengatakan, pemerintah harus bisa mengakselerasi.

“Sekarang ini kan kadang pemerintah angin-anginan menyediakan infrastruktur yang ramah bagi perempuan dan memberi kemudahan penyandang disabilitas,” kata Hetifah, Rabu (11/04) di Sangrilla Hotel, Jakarta Pusat.

Staf Ahli Menteri PUPR, Baby Setiawati Dipokusumo di tempat yang sama juga mengatakan, pihaknya mengakui belum optimalnya, pelembagaan pengarus utamaan gender, dalam infrastruktur PUPR. Ia juga menambahkan, saat ini dibutuhkan dukungan, lintas kementerian.

“Untuk itu diperlukan dukungan dari kementerian driver yaitu Bappenas, Kemendagri, Kementerian Keuangan dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPA), melalui perencanaan dan penganggaran yang responsif gender,” tambah Baby Setiawati Dipokusumo, saat memberikan sambutan.

Sementara itu, Kedutaan Besar Australia, Steven Barraclough mengatakan, pembangunan yang ramah terhadap perempuan, dan penyandang disabilitas, saat ini terus diupayakan di Indonesia, melalui Kemitraan Indonesia-Australia untuk Infrastruktur (KIAT).

“Di Jakarta, kita sudah mendesain bus agar perempuan nyaman. Pintu bus didesain dengan baik agar memudahkan penyandang disabilitas yang menggunakan kursi roda,” kata Steven Barraclough. (Haji Merah).

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru