oleh

Silpa APBD Membludak, HMI Ciputat Pertanyakan Kinerja Pemkot Tangsel 

TANGSEL, KICAUNEWS.COM – Kinerja Pemerintah Kota Tangerang Selatan dinilai tidak serius. Hal ini disampaikan Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ciputat, Bidang PTKP, Ahmad Imam Santoso, senin (02/04) saat dihubungi Jurnalis, menyikapi membludaknya Silpa APBD Kota Tangerang Selatan.

Menurut Santoso, membludaknya Sisa Lebih Penghitungan Anggaran (Silpa) dalam Anggaran Pembangunan dan Belanja Daerah (APBD) itu, merupakan bentuk ketidak pahaman pemerintah, dalam merencanakan program kerja di setiap SKPD maupun OPD.

“Menurut saya kinerja Pemkot Tangsel tidak serius, saya mengutip apa yang sudah saya diskusikan kemarin bersama pak Kemal, bahwa memang ada persekongkolan jahat dalam APBD kota tangerang selatan, yang setiap tahunya kurang lebih mencapai setengah triliun rupiah,” kata Imam Santoso.

Jumlah Silpa APBD Pemkot Tangerang Selatan dari tahun ke tahun, kata Santoso menambahkan, sangat tidak rasional. Namun yang lebih tidak rasional lagi, sambung Santoso, uang sisa (Silpa) tersebut, larinya kemana.

“Lebih kita tahu kemana arahnya silpa itu di larikan yakni ke bank BJB , kita tahu semua setiap bank memberikan bunga disetiap uang yang didepositkan, pertanyaanya,  bunga tersebut larinya ke mana?,” kata Santo mempertanyakan.

Dengan meningkatnya Silpa dalam APBD Tangerang Selatan, yang jumlahnya setengah triliun lebih itu, kata Santo menambahkan, terdapat dua faktor.

Ia menjelaskan, pertama adanya ketidak pahaman pemerintah, dalam mengolah APBD, kedua, bisa juga ada faktor besar, yakni persekongkolan jahat.

“Seharusnya, dengan adanya Silpa itu, APBD Tangerang Selatan itu turun, tapi inikan tidak, yang ada malah bertambah, ini gimana logikanya, diberikan banyak kok tidak dihabiskan, dan ini malah ditambah lagi, ini aneh,” tambah Ketua Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Ciputat itu.

Sebelumnya, salah satu PNS dilingkup Pemkot Tangerang Selatan, Ir. Kemal MS dalam diskusi yang digelar HMI Cabang Ciputat mengungkapkan, dalam beberapa tahun terakhir, Silpa di APBD Tangsel selalu stagnan.

Baca juga :  Pengurus Yayasan Al Arsy Petukangan Utara adakan bukber dan santunan anak yatim

Meski begitu, Kepala Bidang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangsel itu menegaskan, jumlah APBD di Pemerintah Kota Tangerang Selatan itu selalu mengalami peningkatan setiap tahunnya.

Meskipun sisa lebih penghitungan anggaran (Silpa) Pemerintah Kota Tangerang Selatan, dalam beberapa tahun terakhir selalu stagnan, namun Anggaran Pembangunan dan Belanja Daerah (APBD) di Kota Tangerang Selatan ini, terus meningkat.

Menurut Kemal MS, total Silpa dari tahun 2013 sampai 2017, saat ini jumlahnya ada sekitar 500 Miliar. Ia menjelaskan, adanya persoalan ini adalah permasalahan.

Dari total Silpa APBD Tangerang Selatan dari tahun anggaran 2013 sampai 2017, saat ini jumlahnya mencapai 500 Miliar. Hal ini tentu bukan kualitas, akan tetapi suatu permasalahan. “Ini saya kira persoalan serius mengingat uang sebesar itu tidak tahu kita larinya kemana.” tegas Ir. Kemal MS dalam acara diskusi.

Diberitakan sebelumnya, Anggota Komisi III DPRD Kota Tangerang Selatan, Siti Chodijah di tempat terpisah membantah, jika Silpa APBD Tangerang Selatan dari tahun 2013 sampai 2017 mencapai 500 Miliar.

Menurut Chodijah, Silpa dalam APBD Tangsel itu jika dikalkulasikan dari tahun 2013 sampai 2017, hanya mencapai 3,2 Triliun saja.

“Bukan 500 Triliun, gak mungkin, Silpa kita di tahun 2011 sampai 2013 hanya 300 miliar, tahun 2014, 700 miliar, tahun 2015 sampai 2016 mencapai 500 miliar, begitu juga tahun 2017, kalau ditotal kira-kira 10 Triliun juga gak sampe atuh,” kata Ketua Siti, yang juga Ketua Fraksi PKS Kota Tangerang Selatan. (Haji Merah).

[Tulisan Ini Telah Diedit Redaksi, Sebelumnya Disini disebutkan bahwa Silpa APBD Tangsel selama 5 sebanyak 500 Triliun. Namun itu sudah mendapatkan hak jawab dari pemerintah Kota Tangerang Selatan]

Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru