oleh

Soal Perlindungan Guru, Wakil Ketua Komisi X, Sambut Baik PGRI Kota Balikpapan

 

BALIKPAPAN, KICAUNEWS.COM –Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian menyambut baik masukan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) soal harus adanya perlindungan bagi guru di sekolah.

Hal itu disampaikannya saat menanggapi pernyataan Ketua PGRI Balikpapan Mukiran kepada pimpinan Komisi X.Ketua Kesatuan Perempuan Partai Golkar ini juga menjelaskan, komisi perlindungan guru ini pada nantinya, bukan hanya melindungi para guru, namun juga melindungi peserta didik.

“Komisi perlindungan guru bagus kita jajaki serius. Tetapi sebaiknya Komisi ini jangan melindungi satu pihak, tapi juga melindungi secara umum,” kata anggota DPR RI Dapil Kalimantan Timur-Kalimantan Utara

Sebelumnya, Ketua PGRI Kota Balikpapan, Mukiran mengusulkan agar adanya komisi yang secara khusus melindungi guru. “Kalau di anak ada Komisi Perlindungan Anak, apa perlu ini PGRI membuat Komisi Perlindungan guru?,” tanya Mukiran dalam diskusi yang bertajuk, ‘Perlindungan Profesi’ dengan Komisi X, di SMPN 1 Balikpapan.

Saat ini, kata Mukiran, fenomena dalam dunia pendidikan banyak ditemukan guru-guru yang dibully, dipukul dan banyak yang berhadapan dengan hukum.

Oleh karenanya, PGRI Kota Balikpapan mendukung sepenuhnya atas adanya regulasi yang memberikan perlindungan pada guru. “Guru tidak bisa dipenjarakan dalam rangka mendisiplinkan anak. Tetapi kekerasan terhadap guru masih terus berjalan,” kata Mukiran.

Selain menyambut baik, di tempat yang sama, Hetifah juga mengatakan, pembentukan komisi perlindungan guru akan dikaji lebih lanjut oleh Komisi X.

“Komisi perlindungan guru bagus kita jajaki serius. Tetapi sebaiknya Komisi ini jangan melindungi satu pihak, tapi juga melindungi secara umum,” kata Hetifah.

Tidal hanya itu, dalam diskusinya dengan PGRI Kota Balikpapan, Hetifa juga siap mendorong agar terciptanya dunia pendidikan yang bebas dari kekerasan, baik oleh guru yang dilakukan oleh murid, yang akhir-akhir ini marak terjadi.

Baca juga :  Alternatif Layanan Finansial yang Lebih Efektif Melalui KoinWorks

Untuk itu, kata Hetifah menegaskan, DPR RI Komisi X meminta agar,  pendidikan sejatinya dilakukan secara partisipatif. “Sebetulnya kita semua harus mulai meninggalkan tindakan fisik. Pendidikan harus yang partisipatif,” tegas Politisi Perempuan dari Partai Golkar itu. (Haji Merah).

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru