oleh

HMI Ciputat: Penanggulangan Situ di Tangsel Kurang Maksimal

 

TANGSEL, KICAUNEWS.COM – Pemerintah Kota Tangerang Selatan, dalam melakukan penanggulangan situ, masih belum berjalan maksimal. Selama dua periode kepemimpinan Airin Rachmi Diany di Kota Tangerang Selatan, persoalan situ masih belum final. Hal itu disampaikan Pengurus HMI Cabang Ciputat Bidang Lingkungan Hidup, Muara Torang Hadomuan, sabtu (24/03) diacara peringatan ‘Hari Air Sedunia’.

“Persoalan situ kuru, situ gintung dan beberapa waduk di Tangerang Selatan, saat ini semakin memperihatinkan. ada empat persoalan yang menjadi permasalah yang harus dibenahi oleh Walikota Tangerang Selatan,” ujar Torang, saat dihubungi wartawan.

Torang menjelaskan, empat persoalan itu diantaranya, pertama, kondisi air yang kotor dan sampah yang menumpuk, kedua, persoalan sempadan ekosistem air yang seharus berjarak 50-100 meter.

Sambung Torang, ketiga, tentang fungsi sosial, ekonomi dan lingkungan hidup yang seharusnya selaras, namun dilapangan kondisi itu tidak selaras, keempat, tentang fungsi waduk yang sifatnya, bukan hanya untuk menampung air, akan tetapi air yang ada di waduk bisa digunakan oleh masyarakat sekitar.

“Yang menjadi pertanyaan lagi, usaha-usaha yang ada di sekitaran waduk situ gintung, itu pembuangan limbahnya kemana, dan hal ini perlu dikaji ulang.” tegas Torang.

Sebelumnya, Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany mengatakan, dalam menghadapi ketidal seimbangan air dan kebutuhan air, maka sumber daya air harus dikelola dengan sebaik-baiknya.

Menurut Airin, posisi situ memiluki berbagai fungsi penting. Ia menjelaskan, antara lain sebagai tempat parkir air, dan kawasan resapan air. Dengan adanya situ ini, sambung Airin, dapat mengurangi volume air permukaan (Run Off) yang tidak tertampung (penyebab banjir).

“Penetapan sistem zonasi situ pada dasarnya bertujuan untuk membatasi kegiatan pada zona-zona tertentu di sekeliling situ, agar kualitas fisik maupun kualitas air situ dapat dipertahan kan dan ditingkatkan,” kata Airin Rachmi Diany, saat membuka acara kegiatan Memperingati Hari Air Sedunia 2018 World Water Day 2018 Ke- 26, di Serpong Utara. (Haji Merah).

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru