oleh

Kronologi Keributan Pasca Nonton Bareng Di Tangerang

Tangerang, KICAUNews.com– Dua kelompok fans Manchester United dan Liverpool terlibat baku hantam setelah nonton bareng pertandingan kedua tim tersebut di Food Arcade, Kawasan TangCity, Sabtu (10/3/2018) malam.

Kapolsek Tangerang Kompol Ewo Samono menjelaskan, kegiatan nonton bareng tersebut diinisiasi oleh kelompok fans MU Tangerang. “Kurang lebih ada sekitar 300 orang yang menyaksikan pertandingan nonton bareng semalam. Penanggung jawabnya saudara Eko,” kata Ewo, Minggu (11/3/2018).

Menurutnya, pemicu terjadinya keributan berawal ketika fans Manchester United menyalakan kembang api atau biasa disebut redflare. Karena itu, fans Liverpool pun tersulut emosi. Sebab kedua fans itu sempat mengadakan perjanjian bahwa tidak diperbolehkan membawa atau menyalakan kembang api di lokasi nonton bareng.

“Diawali dengan penyalaan kembang api oleh fans MU yang memancing amarah fans Liverpool,” ungkap Ewo.

Berselang beberapa menit keributan terjadi, sejumlah petugas kepolisian pun datang ke lokasi untuk melerai kericuhan tersebut.

“Dalam permasalahan tersebut kedua pihak musyawarah mufakat untuk tidak saling menuntut dan membuat surat pernyataan,” papar Ewo.

Berikut kronologi dari Polsek Tangerang:

Pkl. 19.30 wib dilaksanakan acara nobar liga inggris antara Manchester United vs Liverpool yg dilaksanakan di Tangcity mall Jl. Jend Sudirman kel. Babakan kec./Kota Tng yg semula berjalan aman dgn panitia dari Fans Manchester United Tng . Sdr Eko dan mengundang fans Liverpool Tng dgn Pimp. Sdr. Anjar Guritno (Ketua Komunitas Big Reds Tng).

Pkl. 21.15 wib terjadi keributan suporter antara fans Mu dgn fans Liverpool yang diawali dengan penyalaan kembang api oleh fans Mu yang memancing amarah fans Liverpool dikarenakan adanya perjanjian tidak boleh membawa flare dan kembang api kemudian terjadi keributan yang mengakibatkan beberapa korban luka akibat lemparan Botol.

Baca juga :  Juru Bicara USU : "Ikuti Prosedur Yang Berlaku PTN Tersebut, dan Mahasiswa Harus Disiplin,"

Pkl. 21.20 wib anggota Polsek Tangerang dibawah kendali pawas Iptu Dikie Wahyudi (kanit Reskrim Sek Tangerang) datang kelokasi untuk membubarkan keributan.

Pkl. 22.30 wib seluruh korban dan penanggung jawab acara dibawa ke Polsek Tangerang untuk menindak lanjuti perkara yang sudah terjadi dan diadakannya kesepakatan damai secara kekeluargaan untuk tidak saling menuntut.

sumber : abouttng

editor : kiel

Bagikan :

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru