oleh

Egy Resmi Berseragam Lechia Gdansk.

Jakarta, KICAUNews.com  – Egy Maulana Vikri resmi bergabung dengan klub Polandia, Lechia Gdansk, Minggu (11/3/2018). Saat diperkenalkan, Egy Maulana menunjukkan jersey Lechia Gdansk dengan nomor punggung 10.

Kenyataannya, nomor punggung 10 ini masih dimiliki pemain senior Lechia Gdansk, Sebastian Mila. Egy Maulana Vikri bisa mengenakan nomor punggung itu tergantung keputusan Mila.

Gelandang yang kini berusia 36 tahun itu disebut-sebut telah diberi jabatan sebagai Direktur Olahraga di Lechia jika memutuskan pensiun akhir musim ini. Namun, Mila sendiri belum memutuskan gantung sepatu.

“Saat ini saya berada di usia akhir pesepak bola. Tentu juga akan sulit bagi pelatih untuk memaksimalkan saya. Tapi saya suka tantangan, dan sama sekali tak gentar. Sampai sekarang saya belum mengambil keputusan [pensiun]. Saya akan menentukannya Juni nanti,” ucap Mila

Egy Maulana merupakan proyek jangka panjang Lechia Gdansk. Pemain Timnas Indonesia itu meneken kontrak berdurasi tiga tahun.

Egy Maulana diberikan nomor punggung 10 saat diperkenalkan oleh Lechia Gdansk. Nomor itu sangat identik dengan idolanya, bintang Barcelona, Lionel Messi.

“Messi adalah idola saya, dan di Indonesia saya mendapat julukan Messi. Tapi saya harus bekerja lebih keras lagi untuk bisa menyamai (kemampuan) Messi,” ucap Egy.

“Karena itu saya memilih bergabung di sini agar saya bisa bersaing dengan pemain-pemain luar. Banyak orang bilang saya tidak bersaing, tapi saya ingin membuktikan saya bisa, karena saya yakin kepada diri saya sendiri,” katanya menegaskan.

Sementara itu, direktur olahraga klub, Janusz Melaniuk mengaku, Egy Maulana menjadi pemain asal Asia Tenggara pertama yang dipinang dalam sejarah Lechia Gdansk.

“Ini sesuatu yang baru buat Lechia, karena kami belum pernah punya pemain dari Asia Tenggara. Kami hari ini melihat begitu banyak dukungan dari fans di Indonesia. Ini akan menjadi tantangan besar buat kami, tapi kami sudah melakukan persiapan untuk ini,” tuturnya.

Baca juga :  Wacana Munaslub Golkar Menguat, Ical dan Yorrys Prihatin 

Ini adalah hal yang membanggakan bagi  Egy maupun  Negara Indonesia, karena Egy berhasil mewujudkan cita-citanya untuk bermain di liga eropa, walaupun liganya tidak setenar La liga , Ligue 1, EPL, dan Bundesliga.

Kabarnya  pemain Timnas U-19 itu memilih Lechia Gdanks  karena  ditempat ia bermain sangat dekat dengan masjid, sungguh membanggakan walaupun bermain di Negara mayoritas Nasrani, ia tetap melakukan kewajibannya sebagai seorang Muslim.

 

Sumber : liputan6

Editor : Kiel

Bagikan :

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru