oleh

Pemerintah Berulah Lagi, Harga BBM Diam-Diam Naik ! 

JAKARTA, KICAUNEWS.COM – Pemeritah secara diam-diam telah menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi berjenis Pertamax, Pertamax Turbo, Petralite dan Pertamina Dex.
PT Pertamina (Persero) telah merilis daftar harga BBM terbaru, dengan mencatatkan kenaikan harga pada mayoritas nonsubsidi (Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamina Dex dan Dexlite) mulai dari 25 Februari 2017 kemarin.
Adiatma Sardjito, Vice Presiden Corporate Communication Pertamina mengungkapkan, kenaikan harga BBM Nonsubsidi memang naik, sebesar 100 rupiah. “Iya sudah naik Rp 100,” kata Adiatma Sardjito seperti dilansir redaksi dari beberapa informasi, Rabu (28/02) di Jakarta.
Menurut keterangan Adiatma, kenaikan harga Pertalite dari sebelumnya Rp, 7.500 menjadi Rp, 7.600 per liter, Pertamax naik Rp,  8.900 sebelumnya, Rp, 8.600 per liter, Pertamax Turbo naik Rp 10.100 yang sebelumnya, Rp 9.600. Pertamina Dex Rp 10.00 yang sebelumnya, 9.250 per liter dan Dexlite Rp. 8.100 yang sebelumnya Rp. 7.500.
Vice Presiden Corporate Communication Pertamina menjelaskan, alasan kenaikan harga BBM dengan RON 90 ini, karena harga miyak mentah dunia yang terus merangksek naik. Oleh karena itu dilakukan penyesuaian tarif. “Ini sudah minggu lalu Mas. Karena bahan bakunya sudah naik,” jelas Adiatma Sardjito.
Sementara itu, kata Adiatma, untuk harga BBM berjenis Premium, tidak mengalami perubahan dan harganya masih tetap, yakni, Rp6.450 per liter.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan secara protes, kepada  masyarakat atas kenaikan bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang disebut dilakukan diam-diam.
“Tidak ada diam-diam. Pemerintah ini transparan. Kalau untuk rakyat miskin itu enggak ada itu (perubahan),” kata Luhut Binsar Panjaitan.
Kenaikan harga BBM yang dilakukan secara diam-diam oleh pemerintah ini, terjadi tidak hanya di Jakarta, namun juga di beberapa daerah lainnya. Misalnya, untuk wilayah Sumatera, dan Banten, harga Pertamax mayoritas naik sebesar Rp100, untuk per liternya.
Pengumuman kenaikan harga BBM ini, sudah dilakukan Pertamina sejak Jumat (23/2) kemarin, seperti tertera dalam situs resmi perusahaan. Kenaikan harga BBM nonsubsidi ini, kata Adiatma,  memang tidak diumumkan secara gamblang seperti halnya pengumuman BBM bersubsidi, menurur Adiatma, hal ini karena BBM Nonsubsidi merupakan produk komersil.
Saat Jurnalis melakukan pengisian bensin di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) milik Pertamina di Cikini Jakarta Pusat, dalam papan harga, SPBU dengan kode 31.103.03 membanderol harga Pertalite Rp7.600.
Saat ini, akibat ulah pemerintah, publik banyak mengecam kebijakan pemerintah yang dinilai tidak pro rakyat kecil. (Haji Merah).
Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru