oleh

Sebarkan Berita Hoax, Seorang Oknum Guru Diringkus Polisi

Jakarta, Kicaunews.com – Seorang oknum guru berinisial SF (35) berhasil diringkus anggota Kepolisian karena diduga sebagai pelaku penyebar hoax atau berita bohong di media sosial yang menyebutkan mantan Presiden Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri yang meminta pemerintah meniadakan adzan di Masjid.

Tersangka SF ditangkap aparat Subdit 1 Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri di Jalan KS Tubun, Taman Asri Baradatu, Way Kanan, Lampung, pada Rabu (21/2/18).

“Pelaku berinisial SF dan memiliki akun Facebook atas nama Sandi Sikumbang yang memposting berita hoaks dan diviralkan di media sosial,” ujar Kasubdit 1 Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Komisaris Besar Irwan Anwar kepada awak media, Kamis (22/2/2018).

SF diduga menyebarkan berita bahwa “Megawati minta pemerintah tiadakan adzan di masjid karena suaranya berisik dan selamatkan anggota kami. Anggota PKI adalah anggota paling suci, sedangkan Islam itu sesat.”

Irwan mengatakan “hasil pemeriksaan awal di dalam handphone SF terdapat akun Facebook atas nama Sandi Sikumbang yang memposting informasi hoaks itu.”

Dari tangan SF, polisi mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya satu buah HP, kartu sim dan fotocopy resi KTP.

SF dijerat dengan Pasal Pasal 14 ayat 2 Undang Undang Republik Indonesia No 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana, yaitu penyebaran informasi bohong; dan pasal 45 A ayat (2) jo pasal 28 ayat 2 Undang Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik serta pasal 16 jo pasal 4 huruf b angka 1 Undang Undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.

sumber : okezone
editor : ruds

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru