oleh

Ketua MPM STAI, Angkat Bicara Terkait Pimpinan STAI Tapaktuan, Aceh Selatan

ACEH SELATAN, KICAUNEWS.COM – Ketua Majelis Perwakilan Mahasiswa (MPM) STAI Tapaktuan, Baital, sangat kecewa dan sungguh menyayangkan atas terlibatnya  Pimpinan Perguruan Tinggi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Tapaktuan dalam politik pada saat pengukuhan tim pemenangan salah satu pasangan calon Bupati /wakil Bupati Aceh Selatan beberapa waktu lalu.

Kepada wartawan, Baital menyebutkan, bahwa bukti jelas keterlibatan ketua STAI Tapaktuan, Maidar Darwis dipertontonkan dalam foto bersama Paslon Bupati dan tim pemenangan yang di langsir oleh sebuah media online, Sabtu (17/2/2017).

Mirisnya lagi, ungkap Baital, dimana pimpinan perguruan tinggi STAI Tapaktuan tersebut terlihat aktif dalam kegiatan politik tersebut dengan mengisyaratkan simbol/slogan salah satu pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati.

“Jauhkan lembaga akademisi dari tekanan dan tawaran politik, lembaga kampus bukan tempat mencari sebuah sensasi politik, apalagi untuk menguntungkan diri sendiri dengan mencoreng citra pendidikan,” tegas Ketua MPM STAI tapaktuan, Baital.

Ketua MPM STAI Tapaktuan, Baital

Perlu diketahui, Baital membeberkan bahwa Pimpinan Perguruan Tinggi STAI Tapaktuan yang juga sebagai ASN sudah tidak mengindahkan Surat Edaran Menpan RB no.B.71/M.SM.00.00/2017 tertanggal 27 Desember 2017 perihal pelaksanaan netralitas bagi Aparat Sipil Negara (ASN) pada penyelenggaraan Pemilukada serentak tahun 2018.

“Berdasarkan Pasal 2 huruf f Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN, bahwa setiap pegawai ASN tidak berpihak dari segala pengaruh manapun dan tidak memihak kepada kepentingan siapapun,” terang Baital.

Selain itu, Baital menyampaikan bahwa STAI Tapaktuan sebagai satu-satunya perguruan tinggi S1 yang ada di Aceh Selatan, sudah seharusnya menjadi kepercayaan masyarakat Aceh Selatan dalam membangun pendidikan di Negeri Pala ini.

“Kalau begini sikap pimpinan maka citra  STAI Tapaktuan sebagai lembaga pendidikan yang terdidik akan tercoreng, ini contoh buruk sistem kepemimpinan di Aceh Selatan,” ucap Baital.

Baca juga :  Teori Kepribadian Guru Syarat-syarat Kepribadian Guru

Kegeraman Ketua MPM STAI Baital  dipertegas secara terang dengan menyampaikan kekecewaan dan turut prihatin serta sangat menyayangkan atas sikap Ketua STAI Tapaktuan.

“Sebagai alumni STAI Tapaktuan sangat menyayangkan sikap Ketua STAI Tapaktuan yang terlalu ceroboh dalam menempatkan lembaga kampus dangan politik,” demikian pungkas Baital, Ketua MPM STAI Tapaktuan.(By)

Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru