oleh

Puskesmas Jurumudi Runtuh, DPRD Kota Tangerang: Kadis Kesehatan dan Perkim Lamban

 

KOTA TANGERANG, KICAUNEWS.COM – Selain bangunan Puskesmas Jurumudi rusak, pelayanan kesehatan di Puskesmas ini juga sangat buruk dan kurang maksimal. Hal itu terjadi lantaran, perawatan dan perbaikannya kurang mendapatkan perhatian dari pihak instansi organisasi dinas terkait.

Dalam merespon hal tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Kota Tangerang, Turidi Susanto menegaskan, pihaknya secepatnya akan segera memanggil kepala dinas Kesehatan dan kepala dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Tangerang, untuk mendapatkan penjelasan dari pihak terkait.

Turidi menjelaskan, disaat ada laporan kerusakan bangunan, seharusnya pihak puskesmas, dinas kesehatan dan dinas perumahan dan pemukinan bisa cepat merespon, untuk segera diperbaiki.

“Karena kerusakan itu, dapat berakibat fatal. Kalau nanti bata yang masih menyangkut, terus tiba-tiba ambruk dan menimpa masyarakat maka akan berakibat fatal,” kata Turidi Susanto, sahat dihubungi redaksi.

Sebelumnya, kamis (15/02) pagi, bangunan Puskesmas Jurumudi Baru runtuh. Pada Jumat (16/02) kemarin, Ketua Komisi IV DPRD Kota Tangerang, Turidi Susanto, langsung menyambangi lokasi Puskesmas Jurumudi Baru, yang terletak di Jl. Halim Perdanakusumah Kecamatan Benda, Kota Tangerang tersebut.

Lebih lanjut, Turidi menjelaskan, pada saat bangunan Puskesmas rusak, seharusnya, tegas Turidi, dinas perumahan dan pemukiman serta dinas kesehatan, bisa lebih proaktif memberikan solusi. Sebab bangunan Puskesmas Jurumudi Baru itu, tambah Turidi, adalah bangunan milik Pemerintah Kota Tangerang.

“Harusnya Perkim segera melakukan perbaikan. Dinas Perkim tidak sigap. Harusnya bata yang menggantung itu segera diruntuhkan, tapi ini tidak dilakukan Perkim. Padahal ini sangat membahayakan,” tegas Turidi Susanto.

Ia juga menjelaskan, selain harus proaktif, kontrusi bangunannya juga harus diperhatikan, sebab, Turidi menilai, runtuhnya bangunan Puskesmas tersebut, karena kurang maksimalnya kontruksi bangunannya. “Harusnya ada action segera, dari Dinas Perkim, yang datang meninjau langsung itu harusnya tim teknisi. Bukan PPATK,” tegas Turidi.

Baca juga :  PASKIBRA SMPN 2 Cisaga Tampil Dalam Upacara Bendera HUT RI Ke-73 Di Desa Tanjungjaya

Terpisah, Sekertaris Dinas Perkim Kota Tangerang, Maryono saat ditanya wartawan, kembali mempertanyakan, sejauh ini belum ada tindak lanjut dari dinas kesehatan. “Udah nanya ke Dinas Kesehatan blom?” kata Maryono.

Sementara itu, Kepala Tata Usaha Puskesmas Jurumudi Baru, Hendarwati mengungkapkan, runtuhnya bangunan Puskesmas diakibatkan karena, pada saat itu, ada hujan deras. Menurut Hendrawati, hujan deras itu turun sekitar jam 08.30 pagi, sehingga secara tiba-tiba bangunan Puskesmas itu runtuh.

“Pagi kemarin saat hujan deras. Pengunjung Puskesmas baru beberapa orang. Pelayanan kesehatan di Puskesmas sudah buka. Tiba-tiba terdengar suara bangunan runtuh,” ungkap Kepala Tata Usaha Puskesmas, Hendrawati, didampingi Kepala Puskesmas Jurumudi Baru, Sri Nurdjaida.

Sampai berita ini diturunkan, Dinas Kesehatan dan Dinas Perumahan dan Pemukiman, belum bisa dikonfirmasi. (Haji Merah).

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru