Pilkada 2018, Mawardi Yahya Kritisi Pembangunan Sumsel Era Alex Noerdin

0
Bagikan :

 

SUMSEL, KICAUNEWS.COM – Mawardi Yahya calon wakil gubernur Sumatera Selatan, sabtu (10/02) malam, memberikan pengarahan kepada semua kader partai Hanura diacara Rapat Koordinasi Daerah Pemenangan pasangan Herman Deru-Mawardi Yahya.

Dalam pengarahan tersebut, bupati Ogan Ilir yang menjabat selama dua periode itu mengatakan, secara gamblang kondisi Sumatera Selatan, dibawah kepemimpinan Alex Noerdin selama sepuluh tahun, banyak gagalnya.

Menurut Mawardi, pada masa kepemimpinan Alex Noerdin, Indek Pembangunan Manusia (IPM) di Sumatera Selatan tidak pernah mengalami peningkatan dan tidak lebih tinggi juga, dari IPM nasional.

“Ini kritik, mungkin tajam tetapi harus disampaikan agar publik tahu, Indeks Pembangunan Manusia atau IPM Sumsel itu tidak pernah lebih tinggi dari IPM nasional, kemiskinan Sumsel lebih parah, kita ini provinsi terkaya kelima tetapi masuk dalam kategori termiksin, lebih miskin Sumsel dari Indonesia,” kata calon gunernur Sumatera Selatan, Mawardi Yahya.

Dihadapan kader partai Hanura, Mawardi menantang siapa saja yang membantah data yang saat ini mudah untuk diakses oleh publik. Ia menegaskan, hal tersebut, juga tidak perlu disembunyikan atau pun dimanipulasi.

“Zaman now adalah zaman dimana data tak bisa disembunyikan apalagi dimanipulasi. Apa yang mau ditutupi di sini ternyata terbuka di sana, begitu sebaliknya.” tegas Mawardi.

Senada, Herman Deru di tempat yang sama juga menambahkan, saat ini di Sumatera Selatan, angka kemiskinan berada pada angka 13,10 persen, angka ini lebih tinggi dari tingkat kemiskinan nasional yang hanya berkisar sebanyak 10,12 persen.

“Angka kemiskinan Sumsel 13,10 persen sekarang, lebih tinggi dari nasional yang ada di kisaran 10,12 persen, IPM nasional juga lebih tinggi dari Sumsel. Ini pekerjaan rumah besar.” kata Herman Deru, yang saat ini ditetapkan sebagai calon Gubernur Sumatera Selatan.

Dalam upaya pengentasan kemiskinan, program Joko Widodo bisa menurunkan angka kemiskinan nasional. Hal itu, kata Herman Deru, adalah cara yang paling gemilang. “Beliau mampu menurunkan angka kemiskinan nasional dan saat tingjat IPM nasional juga lebih tinggi dari Sumsel,” kata Herman Deru. (HM).

Bagikan :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*