oleh

Komitmen Roemah Djoeang Jakarta Utara Mengkawal Pemerintahan Anies-Sandi

JAKARTA, KICAUNEWS.COM — Seratus hari pemerintahan DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur-Wagub Anies Baswedan dan Sandiaga Uno telah terlampaui. Dengan tanggapan yang pro-kontra di ranah publik. Hingar bingar Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu pun telah meredup. Kecuali bagi segelintir pihak yang belum move on.

Seiring dengan fokusnya duet pemimpin itu menata dan membangun ibukota sesuai janji-janji yang telah di lontarkan. Pun demikian pula dengan relawan Roemah Djoeang (RD), yang merupakan salah satu organ pemenangan di kubu Anies Sandi saat pilkada lalu. Barisan relawan yang militan memenangkan Anies Sandi ini di pimpin oleh Pius Lustrilanang, seorang aktifis senior. RD pun melakukan langkah konsolidasi menyeluruh pasca pilgub.

Setelah berjibaku habis-habisan di dua putaran untuk memenangkan Anies-Sandi, RD tak ingin hilang begitu saja seiring berjalannya waktu.

Salah satu contoh konsolidasi ini terlihat di wilayah Jakarta Utara. “Saat ini relawan RD tengah melakukan transformasi struktural dari tipikal sosok relawan, menjadi organisasi masyarakat yang formal, karena itu kita harus mengorganisir diri secara cepat dan legal” kata Tinno Rahardian, Sekjen Pengurus Pusat Roemah Djoeang.

Saat melakukan tatap muka silahtutahmi dengan para anggota RD se kecamatan Tanjung Priuk, Jakarta Utara beberapa waktu lalu (7/2/17). Ditambahkannya bahwa transformasi ini merupakan wujud pengawalan dari RD terhadap berbagai program pemerintahan DKI Jakarta saat ini yang pro rakyat.

Konsolidasi organisasi
Roemah Djoeang Jakarta Utara itu sendiri di pimpin oleh Erwin H. Al Jakartaty, seorang aktifis ibukota yang pernah malang melintang di dunia kepemudaan.

“Komitmen kami akan mengawal pemerintahan Anies-Sandi seiring dengan pemberdayaan masyarakat yang sejalan dengan program pemerintah, karena ini kami fokus menata kembali struktural organisasi”, demikian kata Erwin H. Al Jakartaty dalan pertemuan yang sama.

Baca juga :  Verifikasi Administrasi Parpol, Panwaslu Tangsel Temukan Keanggotaan Ganda 

Lebih lanjut Erwin menjelaskan bahwa sebagai langkah awal jajaran struktural RD telah terbentuk merata di hampir seluruh kelurahan di Jakarta Utara. Dimulai sejak awal januari 2018, Ia mengakui bahwa tak ada kesulitan yg berarti saat memulai penataan struktur organisasi tersebut.

“Pada dasarnya basis SDM Roemah Djoeang sudah tercipta sejak masa pilkada lalu, RD berbasis grassroot jadi kader kami cukup melimpàh hingga RT/RW dan skrg tggal meneruskan dan menata barisan lebih formal lagi dan menjaga militansi,” ujarnya.

Hal ini sejalan dengan Goben Gusmiyadi, Kordinator RD tuk Kecamatan Tanjung Priuk yang menyatakan dalam sambutan saat pertemuan tersebut. “Konsolidasi RD ini adalah upaya mengumpulkan kembali mereka yang terserak hingga menjadi sebuah kekuatan mitra bagi pemerintahan Anies Sandi dalam membangun Jakarta.” demikian kata Goben yang juga merupakan fasilitor pertemuan RD se Kecamatan Tanjung Priuk. (Red)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru