oleh

PTIK Mengatasi Semrawut di pasar Lawang

Malang,Beritatangsel.com – Aktivitas perdagangan di Pasar Lawang, Kabupaten Malang, cukup tinggi. Banyak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan meluber hingga ke bahu jalan.

Tentu hal ini membawa dampak. Selain semrawut dan terkesan kumuh, trotoar untuk pejalan kaki juga digunakan berjualan. Apalagi, Pasar Lawang berada di lokasi strategis jalur utama Surabaya-Malang. Banyak lalu lalang wisatawan yang akan berkunjung ke Malang Raya.

Kondisi itu, mendapat perhatian serius dari mahasiswa Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) angkatan 73 Widya Adhi Pradana. Mereka melakukan Pengabdian Masyarakat (Dianmas) di wilayah Kabupaten Malang.

Para calon Sarjana Ilmu Kepolisian (SIK), ingin menyumbangkan pemikirannya dalam mengatasi kesemwarutan PKL di Pasar Lawang.

“Kegiatan ini merupakan wujud implementasi dari ilmu yang dipelajari oleh mahasiswa PTIK, yang bertujuan untuk memberikan alternatif solusi kepada Pemerintah Daerah yakni Pemkab Malang,” ujar Perwira Pendamping Kombes Pol Augustinus B Pangaribuan SIK di Mapolres Malang Jalan Ahmad Yani, Kepanjen, Rabu (7/2/2018).

Pasar Lawang beroperasi selama 24 jam nonstop. Hal ini mengundang pedagang lain yang berasal dari Pasuruan, Kota Batu dan sekitarnya untuk membuka lapak dagangan baru. Sehingga PKL tumbuh subur tanpa menghiraukan lingkungan di sekitarnya. Seperti menggunakan lahan parkir dan trotoar di depan pasar.

“Alternatif solusi yang direkomendasikan kepada pemda, adalah upaya menertibkan PKL yang berjualan di bahu jalan atau trotoar di Pasar Lawang,” sambung Augustinus.

Dianmas di Kabupaten Malang diikuti sebanyak 12 mahasiswa. Mereka bertahap menggali beragam persoalan dan memikirkan bagaimana mengatasinya, selama 5 hari.

Ketua kelompok Mahasiswa, Fandy Setiawan mengaku, Dianmas dilaksanakan agar mampu memberikan dampak positif kepada Pemkab Malang. “Khususnya dalam persoalan menertibkan PKL yang berjualan di Pasar Lawang,” katanya terpisah.

Baca juga :  PKL Termarjinalkan, Pemkot Tangsel Masih Bingung Penataan

Sumber:detiknews

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru