oleh

Refleksi 71 Tahun HMI: Meresapi Kembali Ke(HMI)an Kita ?

 

[OPINI], KICAUNEWS.COM – Tepat 5 Februari 1947 sampai 5 Februari 2018 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) telah mengalami pertambagan usia yakni 71 Tahun, usia yang bukanlah muda lagi. Diusianya kini, tentu mendapat beragam tantangan sesuai perkembangan zaman.

Positif dan negatif dari hal ini dapat kita pilah bersama. Satu yang menjadi titik berat adalah Budaya Literasi yang harus dipertahankan, HMI telah menjadi avant garde pergerakan mahasiswa sejak awal kemerdekaan.

Hal tersebut patut menjadi pembelajaran bagi kader milenial saat ini, bagaimana meningkatkan kemampuan diri? Baca! Menyandang status sebagai Kader HMI tanpa disadari merupakan beban moril bagi setiap kader.

Era milenial keterbukaan ini kita saksikan bersama bahwa kesadaran berpolitik masyarakat semakin baik, bisa dibandingkan dengan zaman orde baru silam. Kader HMI dituntut untuk dapat menyesuaikan dengan realitas zaman, hal ini harus dapat kita buktikan melalui sejauh apa kita mengasah kepribadian kita sebagai insan akademis.

Melalui forum-forum diskusi, Latihan Kader, upgrading dan sebagainya, era keterbukaan ini harus menjadi catatan peluang bagi kita untuk membumikan budaya literasi dalam diri kita sebagai kader HMI.

Apabila kita mengalamatkan diri sebagai kaum intelektual, maka sudah sepatutnya mengembalikan budaya membaca pada diri kita sebagai kader HMI yang progresif. Tradisi Intelektual ini sebagai bukti nyata, bahwa kita sebagai kader harus menunjukkan kualitas intelektualnya.

Di Usia yang ke-71 tahun ini, terlalu banyak mahasiswa yang hanya menjadikan keHMIan mereka untuk meraih tampuk kepemimpinan skala kecil di kampus, menggunakan HMI sebagai sarana politik.

Menurut Taufik Z.Karim mereka-mereka inilah yang merupakan pelaku Pengkhianatan Intelektual, mereka menggunakan pengetahuannya untuk meraih semua kepentingan tanpa memperdulikan kebenaran-kebenaran yang ada di dalamnya. (Baca: Otokritik Terhadap HMI 2012).

Baca juga :  Tarik Menarik Kepentingan, Pilkada Sumsel Diprediksi Akan Paksakan Calon Tunggal

Mereka lihai mengambil peran untuk kepentingan diri mereka masing-masing. Nilai-nilai HMI bagi mereka hanyalah slogan tanpa dikumandangkan secara internalisasi dalam diri sendiri.

Perlu digaris bawahi, bahwa tantangan terbesar kaum intelektual adalah mempergunakan ilmunya untuk mengatakan kebenaran yang mutlak. Kader HMI harus dapat menjadikan pertimbangan intelektual-spiritual sebagai satu kesatuan kesadaran untuk menakar kebenaran yang diperjuangkannya.

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) adalah bagian dari gerakan Islam yang diikat oleh kepentingan ideologis. Dalam perjalanannya memang kader-kader HMI lebih memaknainya sebagai konteks politik dan kepentingan vertikal untuk karir masa depannya.

Oleh karena itu kristalisasi nilai-nilai dasar perjuangan harus senantiasa diemban setiap kader agar tercipta kader-kader Ideologis, bukan kader-kader Pragmatis yang hanya bergerak untuk kepentingan individualnya. Resapi kembali Pasal 4 Tujuan kita.

Terbinanya Insan Akademis Pencipta, Pengabdi yang bernafaskan Islam dan bertanggungjawab atas terwujudnya masyarakat adil, makmur yang diridhai Allah SWT“.

Refleksikan kembali pemikiran kita. Sejauh apa berHMI bukan tingginya posisi di kampus, tetapi bagaimana bertanggungjawab atas diri, dan sumbangsih atas lingkungan dan kepada kader lainnya.

Apalagi jika kita seorang pengurus komisariat, komisariat merupakan tulang punggung kualitas pengkaderan HMI. Berapa banyak yang sudah di-LK kan ?

Tertera tanggungjawab besar untuk mendorong dan memberikan wahana bagi kader untuk menempa diri dan mengasah ke intelektualitas an mereka. Jangan ber-HMI jika hanya ingin disuapi, setiap kita memiliki tanggungjawab.

Karena organisasi yang kuat bukan dilihat dari berapa banyak kuantitas kader, melainkan dilihat dari kualitas kader itu sendiri. Berbahagialah ber-HMI dan Jayalah Kohati. Pada usiannya yang ke 71 Tahun. HMI telah berkiprah dan berkontribusi untuk ummat dan bangsa.

Dzaki A.W
Penulis Adalah, Kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Cirendeu, Cabang Ciputat.

Bagikan :

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru