oleh

Difitnah Masuk Bagian Dari Parpol, Begini Kata Mulyadi P Tamsir Soal Agus Harta

 

JAKARTA, KICAUNEWS.COM – Dinamika Kongres HMI Ke XXX di Kota Ambon meskipun masih beberapa hari akan digelar, namun sudah gaduh dan saling lempar isu. Kali ini, adanya isu tentang ada beberapa kandidat yang menjadi salah satu bagian dari partai politik, dijadikan sebagai alat kampanye hitam, untuk menggembosi kandidat.

Seperti kabar yang beredar saat ini, yang dituduhkan kepada Agus Harta, salah satu kandidat Ketua Umum PB HMI. Meski begitu, menurut Wasekjen PTKP PB HMI saat dikonfirmasi redaksi menegaskan, pihaknya pernah menjadi salah satu perumus organisasi sayap partai, namun saat ini sudah tidak terlibat lagi.

“Memang Benar adanya, sya pernah menjadi salah satu perumus organisasi sayap partai (OSP) Tapi Saya Sdh Clear Tdk masuk dan belum pernah dilantik disayap partai tersebut.” tegas Agus Harta, Sabtu (03/02) saat dikonfirmasi redaksi, di Jakarta.

Menurut keterangan Agus yang diceritakan kepada redaksi, pada dua tahun lalu, pada saat proses pembentukan organisasi sayap partai, terdapat banyak dinamika yang tidak sepaham dengan apa yang ada dalam ide dan gagasan timnya.

Melihat kenyataan tersebut, Agus bersama kawan-kawannya yang saat itu ikut tetlibat dalam pembentukan salah satu sayap partai tersebut, mengundurkan diri. “Saya dan beberapa kawan-kawan di Jakarta mengundurkan diri, dan hal ini, bisa saya akan buktikan dan pertanggung jawabkan.” tegas Agus Harta kepada redaksi.

Agus berharap, kepada semua pihak (kader HMI), agar tidak melakukan perpecahan menuju kongres HMI, dengan menyebar fitnah dan kebencian kepada sesama kader HMI. “Mohon tidak melakukan perpecahan menuju kongres HMI ini, dengan menyebar fitnah dan kebencian sesama kader yang ingin sama-sama berkontestasi dan berjuang,” ungkap Wasekjen PTKP PB HMI, Agus Harta.

Baca juga :  Jambore Kebangsaan dan Kewirausahaan: Bersatu, Kreatif Majukan Ekonomi
Surat Keterangan dan Klarifikasi DPP GRIND, Soal Keterlibatan Agus Harta dalam Sayap Partai Itu.

Berdasarkan Anggaran Rumah Tangga (ART) HMI Pasal 5 ayat (5  tentang Masa Keanggotaan, anggota HMI dapat diberhentikan, apabila terjadi pada 5 hal. Sementara itu, berdasarkan ART Pasal 7 Tentang Kewajiban Anggota, kader HMI harus tunduk dan patuh pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (ART).

Masih kata Agus menceritakan kepada redaksi, saat Ia diminta untuk masuk di struktur Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam oleh Ketua Umum, Mulyadi P Tamsir, Ia menjelaskan, perkara tersebut pernah dimunculkan.

“Ketika saya diminta masuk di struktur PB HMI oleh Ketua Umum. Perkara itu pernah di munculkan, dan terVerifikasi oleh Ketum PB HMI, Mulyadi P Tamsir, selaku simbol himpunan, yang bertanggung jawab atas struktural di PB HMI dan dinyatakan clear,” tegas Agus Harta.

Hingga sampai saat ini, Agus Harta masih aktif dan mengabdi di Himpunan Mahasiswa islam. Menurut Agus, ditariknya Agus Harta menjadi Pengurus PB HMI, lantaran kondisi HMI di Jakarta dalam suasana yang tidak harmonis dengan PB HMI, sehingga Agus Harta difungsikan untuk menjaga keharmonisan tersebut.

“Alhamdulillah, saya masih bisa mengabdi dan menjaga Himpunan, karna pada saat itu kondisi, HMI Jakarta tidak harmonis dengan PB HMI. Maka sya difungsikan untuk menjaga keharmonisan antara Kader HMI Jakarta khususnya, dan PB HMI hingga saat ini.” ungkap Agus Harta.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru