oleh

Joss!! Bripka Yamin sukses lumpuhkan Perampok Taxi

TANGSEL, KICAUNEWS.COM – Babinkamtibmas Polsek Pondok Aren,  Bripka Yamin gagalkan tindakan pencurian dengan kekerasan. Peristiwa terjadi pada Kamis, (12/1/18) di daerah Pondok Aren, Tangsel. Jajaran Polres Tangsel ini juga berhasil bekuk tiga perampok dengan tangan kosong.

Sempat ada yang melarikan diri, akhirnya tim Vipers Polres Tangsel dan Polsek Pondok Aren berhasil ungkap kasus pencurian ini.  Kapolres Tangsel AKBP Fadli Widiyanto mengungkapkan,  korban adalah sopir taksi a/n: M. Syaiful. Pelaku lima orang, dua perempuan dan tiga laki laki.

Pelaku laki-laki berinisial SA alias A (18), IA (15) pelajar SMP PGRI 2 Jaktim, Nurdiansyah alias Ambon (22) dan pelaku perempuan RL (13) pelajar SMP  PGRI 2 jaktim, LA (19).

“Pada kejadian tersebut Babinkamtibmas Bripka Yamin dapat menggagalkan dan menangkap para pelaku,” kata Kapolres saat jumpa pers, Sabtu, (13/1/18).

Diungkapkan, Kamis, 12 Januari 2018 sekira pukul 02.30 wib, telah terjadi tindak pidana pencurian yang dilakukan lima orang pelaku. Modusnya seolah-olah menyewa taksi dari arah Jakarta, kemudian berhenti di wilayah Pondok Aren tepatnya di jalan Graha Raya Kel .Perigi Lama, Kec Londok Aren, Tangsel. Kemudian para pelaku menganiaya korban sopir taksi dengan menggunakan batu yang sudah dipersiapkan.

“Tujuan pelaku menganiaya korban untuk mengambil uang korban. Tapi Alhamdulillah Babinkamtibmas Bripka Yamin melintas di jalan tersebut dan membantu korban yang sedang di aniaya dan menangkap pelaku,” terang Kapolres.

Awalnya,  dua orang pelaku berhasil melarikan diri. Namun akhirnya tim Vipers gabungan Polres Tangsel dan Polsek Pondok Aren langsung melakukan pengejaran, termasuk dua orang perempuan yang masih di bawah umur.

“Lima orang pelaku lengkap kami berhasil tangkap. Saat ini dalam proses penyidikan di Polres Tangsel,” tegasnya.

Baca juga :  Gerindra Tegaskan Arief-Sachrudin Tak Akan Lawan Kotak Kosong di Pilkada

Sementara, Bripka Yamin mengatakan Ia seperti biasa keliling wilayah. Saat sedang observasi ke wilayah graha Raya itulah Ia menemui peristiwa itu.

“Saya sebenarnya membawa senpi, namun tidak saya pergunakan. Alhamdulillah pelaku bisa ditangkap,” ucapnya.

Dari kejadian isu, barang bukti yang didapat yakni visum Et Repertum, satu buah batu, satu unit mobil taxi Toyota Vios limo warna putih No.pol. B-1083-BTF,baju korban dan baju tersangka. Para pelaku diancam pasal 365 KUHP dan pasal 170 KUHP, dengan ancaman 12 tahun penjara.

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru