oleh

Hetifah Sjaifudian: Calon Gubernur Kaltim Kedepan Harus Pro dan Peduli Rakyat

SATUMANDAU – Politisi Partai Golkar Hetifah Sjaifudian tegaskan bahwa Calon Gubernur Kaltim mendatang harus lebih pro dan peduli rakyat.

Demikian dikemukakan oleh Hetifah ketika melakukan diskusi politik dengan wartawan di kantor PWI Balikpapan seperti diberitakan satumandau.com.

Hetifah Sjaifudian menuturkan, ada tiga persoalan yang harus mendapat perhatian serius dari calon pemimpin Kaltim yang akan bertarung pada Pilgub kalitim pada 2018 mendatang.

“Tiga permasalahan tersebut terdiri dari permasalahan terkait reformasi agraria, anggaran APBD yang pro rakyat, serta kepedulian dan perhatian pada kaum difabel. Ketiga hal tersebut diluar permasalahan klasik seperti banjir,” Ujarnya.

Anggota Komisi II DPR RI ini menegaskan, bahwa ketiga hal tersebut bermuara pada kesejahteraan masyarakat Kaltim. Permasalahan reformasi agraria, bagaimana hal tersebut dapat berjalan. Menegakkan tata ruang sesuai rencana, dan pendistribusian aset secara merata di masyarakat.  Distribusi aset tersebut agar warga lokal ikut memiliki kesempatan untuk memiliki hak atas lahan. Dengan demikian, tanah tidak hanya dikuasai oleh  pengusaha atau konglomerasi yang bermodal besar.

Permasalahan soal anggaran APBD yang pro rakyat juga mendapat sorotan dari politisi Partai Golkar ini. Menurutnya, APBD sekarang belum sepenuhnya  pro rakyat. “Ini harus dilakukan analisis dengan latar belakang anggaran 2017 lalu, untuk kemudian bisa dilaksanakan di anggaran tahun 2018 mendatang,” demikian Hetifah menerangkan.

Permasalahan ketiga, sambung hetifah, yaitu tentang kepedulian dan perhatian pada kaum difabel. Hetifah menyoroti tentang hak yang sama bagi warga Kaltim termasuk para penyandang difabel agar mereka dapat memperoleh layanan publik berdasarkan asas keadilan. “Mereka memiliki kesempatan yang sama untuk meningkatkan hajat hidupnya di tengah masyarakat,” tambahnya.

Ketiga hal tersebut, kata Hetifah menambahkan, masih ditambah dengan banyak lagi hal yang juga harus dikerjakan pemerintah daerah khususnya di Kaltim. Masalah perbaikan infrastruktur, penanggulangan banjir, kebutuhan air bersih, enegri listrik dan keterlibatan tenaga lokal dalam proyek perluasan kilang. Jadi, memang banyak hal yang harus dipikirkan dan dibereskam oleh pemimpin Kaltim terpilih nanti.

Menurut penilaian anggota Fraksi Partai Golkar di DPR RI ini, ketiga hal tersebut penting untuk diselesaikan. “seharusnya sudah menjadi perhatian para calon gubernur Kaltim yang akan berlaga pada ajang Pilgub Kaltim 2018 nanti , agar lebih peduli kepada masyarakat,” Tandasnya.

[satumandau.com]

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru