oleh

Wasekjen DPP: Suasana Munaslub Golkar Biasa Aja

JAKARTA, KICAUNEWS.COM – Suasana Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar saat ini, tak seperti Munaslub Bali. Ditunjuknya Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Golkar, menggantikan Setya Novanto, tidak menyalahi aturan.

Keputusan dalam Pleno, yang menetapkan Airlangga menjadi Ketua Umum Golkar, disebabkan karena adanya kekosongan jabatan Ketua Umum paska Novanto terjerat kasus hukum.

Demikian hal itu dikatakan Wakil Sekertaris Jenderal DPP Partai Golkar, Dave Laksono, seperti dilansir redaksi dari Rakyat Merdeka, rabu (20/12).

“(Penahanan Novanto) ini adalah musibah bagi Golkar yang membuat adanya kekosongan jabatan,” Dave Laksono.

Meski demikian, Dave tak menampik, saat ini belum ada aturan baku dalam partai Golkar yang menjelaskan ketentuan penetapan Ketua Umum dapat dilakukan di rapat pleno.

Menurut Dave, saat ini kondisi Golkar berbeda dengan kondisi pelaksamaan Munaslun Bali. “Sekarang kan gak ada, ketua umumnya lagi di tahan, maka dalam pleno ditetapkan bahwa Airlangga Hartarto yang mendapat dukungan daerah,” pungkas Dave.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru