oleh

Komitmen Dalam Transparansi, Wakil Ketua BPK Bahrullah Akbar Raih Akuntan Award 2017 di HUT IAI Ke 60 Tahun

SEMARANG, KICAUNEWS.COM — Pada Peringatan HUT Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) ke-60 di Ballroom Hotel Crowne Plaza Semarang, pada Kamis (14/12/2017) menjadi momen berharga bagi Lembaga Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia.

Pasalnya, Berkat komitmennya mendorong dalam transparansi disemua stake holder Wakil Ketua BPK RI Prof. DR. Bahrullah Akbar mewakili lembaganya meraih penghargaan ‘Akuntan Award 2017’ Dewan Pengurus Nasional Ikatan Akuntansi Indonesia (DPN IAI).

Bersama Gubernur Jatim Soekarwo, Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna Laoly, dan CEO BCA Jahja Setiaatmadja, Wakil Ketua BPK RI ini meraih prestasi di tingkat Nasional. Dimana penyerahan penghargaan tersebut disaksikan langsung oleh Japres RI Jusuf Kalla.

Dilansir dari nusantaranews.co, Prof. DR. Bahrullah Akbar yang juga Guru Besar IPDN ini mengatakan, semua itu atas dasar dedikasi serta sumbangsih terhadap pembinaan audit di sektor publik serta gerakan kesadaran terhadap transparansi di semua sektor lembaga pemerintahan.

Bahrullah Akbar Menuturkan, Latar belakang pemberian penghargaan ‘Akuntan Award 2017’ oleh DPN IAI, saya dengan Prof Mardiasmo menginisiasi berdirinya ‘Kompartemen Akuntan Sektor Publik’ di BPK pada 9 Desember 1999 serta ikut membantu menyusun regulasi keuangan daerah, serta berkiprah dalam pembinaan audit di sektor publik.

“Mudah-mudahan dengan berdirinya Kompartemen Akuntan Sektor Publik, adanya transparansi dan akuntabilitas pemerintah secara lebih profesional,” Harapnya.

Tidak hanya itu, Bahrullah Akbar melanjutkan, semoga para akuntan terus menjaga dan mengawal transparansi dan akuntabilitas pemerintah secara lebih profesional dan mempunyai nilai tambah.

Sementara itu, dikutip dari website resmi milik BPK, Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Moermahadi Soerja Djanegara saat menjadi pembicara dalam seminar tersebut menuturkan, Perkembangan pengelolaan keuangan negara di Indonesia tidak lepas dari kontribusi akuntan profesional.

“Kontribusi akuntan profesional di sektor pemerintah terlihat dengan diperolehnya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas LKPP Tahun 2016,” ungkap Ketua BPK.

Namun, Ketua BPK menjelaskan, pencapaian kualitas pertanggungjawaban keuangan negara yang semakin baik tersebut, bukan berarti kontribusi akuntan profesional di sektor pemerintah Indonesia selesai.

Oleh karena itu, dirinya berharap Akuntan profesional mengikuti perkembangan standar internasional akuntansi dan auditing yang menjadi rujukan bagi pelaku bisnis dan pemerintahan di Indonesia. Dimana hal ini juga dialami akuntan profesional di BPK.

“Perkembangan internasional saat ini yang sedang diikuti dan dikembangkan BPK adalah Agenda 2030 Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) tentang Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs),” ungkapnya.

Kontribusi akuntan profesional di BPK terkait SDGs antara lain terkait pengembangan pemeriksaan SDGs. BPK terlibat aktif dalam pengembangan pedoman pemeriksaan SDGs di lingkungan INTOSAI.

Untuk diketahui, kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden RI, M. Jusuf Kalla dan dihadiri oleh Ketua DPN IAI, Mardiasmo serta Menteri Keuangan, Sri Mulyani.

Dimana Pada peringatan 60 tahun IAI ini digelar berbagai workshop dan simposium nasional akuntansi, beasiswa sertifikat akuntan pemerintah, pelatihan akuntansi di SMK, serta pelatihan laporan keuangan penggunaan dana desa. Profesionalitas akuntan menjadi tema kunci peringatan 60 tahun IAI sebagai bagian dari upaya pemberantasan korupsi dengan moto “Kejayaan Akuntan Profesional, Kejayaan Negeri”.

[nusantaranews.co/bpk.go.id]

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru