LGBT Dianggap Berbahaya, Begini Komentar Wasekjen PTKP PB HMI

0
Bagikan :

JAKARTA, KICAUNEWS.COM – Perilaku seksual yang meliputi Lesbian, Gau, Biseksual dan Transgender atau LGBT, saat ini masih menjadi fenomena tabu dikalangan masyarakat Indonesia. Selain dinilai bertentangan, LGBT juga berdasarkan aturan hukum positif di Indonesia tidak dilegalkan.

Meski demikian, Menteri Agama Republik Indonesia, Lukman Hakim Saifuddin menghimbau, agar masyarakat tidak menjauhi para pelaku LGBT. Menurut Lukman, orang-orang yang terlibat dalam perilaku tersebut, perlu dirangkul dan tidak boleh dijauhi.

Menyikapi hal tersebut, Wasekjen PTKP PB HMI, Agus Harta menilai, langkah menteri agama, dalam menyikapi persoalan LGBT, dinilai gagal paham, dan tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

Menurut Agus, jika persoalan LGBT ini tidak disikapi dengan baik, dan tidak ditindak lanjuti, maka bangsa Indonesia, sudah kehilangan jati dirinya sebagai bangsa Indonesia.

LGBT kata Agus, merupakan perilaku Amoral yang bisa mengancam pembangunan dan peradaban bangsa, berdasarkan ketuhanan dan kemanusiaan.

“Seharusnya pemerintah memperbaiki sifat manusia Indonesia yang sudah keluar, dari hakikat penciptaannya.” kata Wasekjen PTKP PB HMI, Agus Harta, selasa (19/12) dalam keterangan tertulisnya, seperti diterima redaksi.

Agus menegaskan, laki-laki yang sudah kehilangan sifat kelaki-lakiannya (Homo) dan perempuan yang sudah kehilangan sifat keprempuanannya (Lesbi), seharusnya, tidak usah diberikan penghargaan oleh pemerintah.

“Mereka berhimpun menjadi forum LGBT, sangat aneh jika pemerintah, dalam hal ini Mentri Agama, melegalkan forum LGBT, dengan penganugrahan award LGBT. Agama mana pun saya pastikan menolak perbuatan LGBT.” tegas Agus.

Selain itu, aktivis senior ini mengungkapkan, seharusnya pemerintah memperbaiki sifat manusia Indonesia, yang telah keluar dari hakikat penciptanya. Agus menilai, jika fenomena LGBT dibiarkan, maka cita-cita pendiri bangsa ini akan rusak.

Sementara itu, sambung Agus, jika Pejabat negara membiarkan dan melegalkan bahkan mengapresiasi perilaku tersebut, maka pejabat negara, secara langsung telah merusak negara.

“Bayangkan jika Mentri Agama menginginkan seorang Cucu, ternyata anaknya Nikah dengan sesama Jenis (HOMO/LESBIAN), apakah akan tercapai cita-cita Mentri Agama untuk memiliki seorang cucu?” sambung Agus.

Dalam keterangan tertulisnya, Agus Harta berpesan, bahwa bagi siapa pun, pesan jauhi LGBT, sangat penting untuk ditolak. “Pesan ini, berlaku kepada dan untuk siapapun. Jadilah Manusia yang beradab, tegakan Pancasila.” pesan Agus Harta. (Haji Merah/Redaksi).

Bagikan :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*