oleh

Meski Diprotes, ICMI Lebak Tetap Solid Dukung Jimly Asshiddiqie

LEBAK, KICAUNEWS.COM – Dengan tetap senantiasa berpikir kritis, Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia atau ICMI, tidak pernah ragu dan tidak perlu ragu untuk mendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo selama 10 Tahun.

Hal itu disampaikan Ketua Umum ICMI Prof. Jimly Asshiddiqie diacara Pembukaan Silaturahim Kerja Nasional ICMI Se-Indonesia dan HUT Ke-27 ICMI di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (8/12) kemarin.

Ketua Umum ICMI Lebak, Usep Mujani dalam Siaran Persnya, Senin (11/12) menilai, pernyataan tersebut sangat rasional. Sebab stabilitas pembangunan mustahil dilakukan dalam jangka lima tahun. ICMI sambung Usep, bicara dalam kerangka keberlanjutan pembangunan, untuk kepentingan bangsa kedepan.

“Ini bukan lagi persoalan orang per orang, jangan sampai karena apriori terhadap presiden Jokowi jadi menyeret organisasi untuk berjarak dengan pemerintah, efeknya agenda umat jadi terbengkalai,” kata Ketua ICMI Lebak, Usep Mujani.

Menurut Usep, mendukung pemerintah yang sah, bukan sesuatu yang tabu bagi cendikiawan, ICMI harus berperan dalam kerja-kerja intelektual bersama negara untuk kemaslahatan umat.

Usep menegaskan, keberpihakan Presiden Jokowi, terhadap agenda umat, juga terasa di daerah. Usep Mujani mencontohkan, seperti rencana pendirian Bank Wakaf sebagai lembaga keuangan mikro syariah, dan warung rakyat bersama ICMI.

“Kami di daerah sangat mendukung Majelis Pengurus Pusat ICMI untuk terus memperkuat konsolidasi gagasan dengan pemerintah demi kebaikan bangsa kedepan. Para cendikiawan harus turun gunung, tidak boleh terus menerus di menara gading pengetahuan” tegas Ketua ICMI Lebak, Usep Mujani.

Sebelumnya, Pernyataan Ketua Umum ICMI Prof. Jimly itu menuai banyak protes, salah satunya ICMI Orwil Jawa Barat yang mengkritisi pernyataan Jimly.

Ketua ICMI Orwil Jawa Barat, Moh Najib mengatakan, pernyataan ketua umum ICMI tidak tepat. Sebab, ICMI merupakan organisasi kemasyarakatan, bukan organisasi partai politik.

Baca juga :  Mengabdi Untuk Umat, Ketua ICMI Lebak Maju Pileg 2019

Menurut Najib, berdasarkan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga, ICMI merupakan organisasi kecendekiawanan, yang bertujuan mengabdi dalam upaya menciptakan masyarkat madani.

Dengan demikian, kata Moh. Najib, pernyataan yang bersifat politis itu sama sekali bukan bagian sikap organisasi. “ICMI Orwil Jawa Barat sangat menyayangkan atas pernyataan tersebut dan menyatakan menolak dengan pandangan pribadi Ketua Umum, dan meminta untuk mengklarifikasi dan meralat pernyataan tersebut,” kata Moh. Najib.

Senada, Ketua ICMI Periode 2003-2005 Said Didu juga mengatakan, Ketua Umum ICMI telah melanggar tiga hal. “Pertama, mengambil sikap tanpa melalui mekanisme organisasi. Kedua, membawa ICMI ke dalam politik praktis, dan ketiga, mengabaikan aspirasi umat. Peserta di dalam dan tokoh ICMI juga menyesalkan,” kata Said.

Ketua Umum ICMI, Jimly Asshiddiqie di tenpat terpisah mengatakan, dirinya tak menampik ada sejumlah anggota dan tokoh ICMI yang memprotes pernyataannya. Meski begitu, Jimly menegaskan tidak akan mencabut pernyataannya itu.

Jimly memastikan, pernyataan mendukung Jokowi dua periode itu disampaikannya sebagai Ketua Umum ICMI. “Bukan pribadi, sebagai Ketum, resmi,” kata Jimly. (Haji Merah/Redaksi).

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru