oleh

Mengenal Lebih Jauh Sosok dan Sepak Terjang Aziz Syamsuddin

KICAUNEWS.COM – di Kalangan para politikus dan para elit, mungkin nama M. Aziz Syamsudin, SE, SH, MAF, MH memang tidak terdengar riuh ditelinga. Walaupun Begitu, karir pria kelahiran Jakarta, 31 Juli 1970 ini dalam dunia politik tidak bisa dianggap remeh dan sebelah mata.

Aziz, begitu ia akrab disapa adalah seorang wakil rakyat DPR-RI Komisi III dari Fraksi Partai Golkar. Dimana, Sebelum Munaslub partai Golkar Lalu, Nama Azis ramai disebut setelah mendeklarasikan diri untuk maju sebagai kandidat ketua umum Partai Golkar.

Pria yang pernah menjabat sebagai Sekretaris fraksi itu maju pada munas Golkar yang lalu bertarung untuk menggantikan Aburizal bakrie kala itu.

Belakangan diketahui, Aziz akhirnya tersisihkan dengan Setya Novanto dalam pemilihan Ketua Umum Golkar pada Munaslub Golkar pada tahun lalu tepatnya pada Senin (16/5/2016).

Jauh sebelum berkiprah di ranah panggung politik seperti sekarang, Aziz diketahui mengawali karier sebagai pengacara. Berbekal gelar Sarjana Hukum dari Universitas Trisakti, sejak 1994 Aziz mulai bergabung dengan Gani Djemat & Partner, sebuah kantor hukum ternama di Jakarta. Budaya kompetitif membuat Azis bersemangat menunjukkan kebolehannya sebagai pengacara. Setelah dinobatkan sebagai karyawan terbaik, Azis pun dipercaya menduduki posisi bergengsi, yakni Managing Partner pada pertengahan 2003. Aziz menjadi orang kepercayaan nomor dua di kantor tersebut, sebuah prestasi yang sulit digapai kebanyakan pengacara.

Semasa menjadi pengacara, Azis sering terlibat dengan lembaga legislatif karena harus mendampingi kliennya saat dipanggil DPR RI untuk memberikan keterangan.

kariernya yang cemerlang sebagai pengacara pun membuka tantangan baru bagi Aziz Tersendiri, yakni terjun di Kancah politik.

Memilih Partai Golkar sebagai wadah berpolitik, Aziz mengawali karier sebagai pengurus DPD Golkar Kabupaten Tulang Bawang, Lampung. Selain itu, Azis juga terdaftar sebagai anggota Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957, sebuah organisasi underbow Golkar.

Bagi Aziz, kemauan besar untuk terus belajar adalah syarat mutlak kesuksesan. Untuk itulah, Azis memperdalam ilmu dengan melanjutkan pendidikan S2 di bidang ekonomi serta S2 dan S3 di bidang hukum.

Menurutnya, pendidikan yang di tempuh dapat menjadi bekal ilmu untuk mengaktualisasikan diri dalam politik praktis. Dengan latar belakang teoretis dan praktis di bidang hukum, Aziz mencetuskan sebuah gagasan tentang integrated legal system. Menurut Aziz, persoalan krusial dalam penegakkan hukum di Indonesia adalah tidak adanya koordinasi dan kinerja yang terpadu antarlembaga penegak hukum. Maka dari itu, diperlukan adanya sistem yang terpadu dan berkesinambungan untuk menyamakan persepsi di antara aparat penegak hukum dalam menyelesaikan persoalan hukum.

Selain memiliki latar belakang keilmuan, keterampilannya dalam menjalin komunikasi dan relasi yang baik juga menjadi kunci keberhasilan Aziz dalam berpolitik. Maka dari itu, setelah mendaftarkan diri sebagai caleg, Aziz pun terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2004 – 2009. Sebagai anggota DPR RI, Aziz ditugaskan partainya untuk bergabung di Komisi III yang membawahi bidang Hukum, HAM, dan Keamanan. Setelahnya, terpilih kembali sebagai anggota DPR RI periode 2009 – 2014 dan periode 2014 – 2019 serta  ditempatkan sesuai keahliannya di bidang yang sama.

Sejak muda Aziz dikenal aktif dalam berorganisasi. Keikutsertaannya dalam beragam organisasi mengantarnya menduduki jabatan penting. Dimana Azis pernah menjabat sebagai Ketua Bidang Hukum dan Advokasi Bappilu DPP Golkar.

Sejak tahun 2008 hingga 2011, Azis terpilih sebagai Ketua Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia. Sementara itu, awal tahun 2016 Aziz baru saja dilantik sebagai Pimpinan Umum Pusat Kolektif Kosgoro 1957 periode 2016 – 2021. Aziz secara aklamasi terpilih sebagai ketua umum dalam Musyawarah Besar Luar Biasa yang diselenggarakan di Bali pada 16 Januari 2016.

Untuk itu, Melihat sederatan prestasi dan pengalaman serta sepak terjang Azis ditambah desas desusnya Azis bakal di usung menggantikan Setnov Menduduki orang nomor satu di DPR, Sosok azis yang masih muda yang juga cerdas serta diterima semua kalangan sudah sepantasnya menduduki Kursi Pimpinan DPR.

[Sumber: TIRTO.id]

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru