oleh

Golkar Dorong Pemda dan DPRD Berinovasi

JAKARTA, KICAUNEWS.COM – Partai Golkar mendorong Pemerintah Daerah dan DPRD untuk melakukan inovasi. Hal ini ditegaskan Golkar dalam acara Workshop Nasional Anggota Legislatif Partai Golkar se-Indonesia dengan tema ‘Pengelolaan Keuangan Daerah yang Transparan, Bebas Korupsi dan Pro Rakyat’, yang digelar di Jakarta, Jumat-Minggu (1-3/12).

“Legislatif bisa menjadi pioner memunculkan inovasi”, kata Hetifah, Wasekjend DPP Partai Golkar, Sabtu, (2/12).

Menurut Hetifah DPRD diharapkan menjadi sumber inovasi Pemda. Menurutnya selain DPRD sumber inovasi daerah berasal dari masyarakat, aparatur sipil, dan perangkat daerah.

“Tentang inovasi ini diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 38 tahun 2017 tentang Inovasi Daerah yang merupakan turunan dari UU Pemda. Di dalamnya menyebutkan sumber inovasi yaitu masyarakat, ASN, OPD dan DPRD”, jelas Hetifah.

Pada acara tersebut Tri Widodo Utomo, Deputi Inovasi Lembaga Administrasi Negara (LAN) menyampaikan bahwa inovasi adalah amanat UU No. 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. “UU Pemda menyatakan inovasi adalah segala bentuk pembaharuan dalam penyelenggaraan negara”, kata Tri Widodo.

Menurut Tri Widodo tujuan inovasi adalah untuk peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat dan daya saing daerah. Sampai saat ini, menurut Tri Widodo sudah banyak berbagai inovasi yang dilakukan Pemda.

Inovasi yang dilakukan cukup bervariatif yaitu inovasi pengentasan kemiskinan, perpustakaan dan arsip, pelayanan anak terpadu, kependudukan, pendidikan, dan kesehatan. BaginTri Widodo, inovasi sudah berjalan cukup cepat dan banyak.

“Pergerakan inovasi sudah sangat masif. Saya mendorong temen-teman DPRD terus mendorong inovasi daerah”, ujar Tri Widodo.

Ada banyak peran DPRD dalam mendorong inovasi Pemda. Tri Widodo menjelaskan antara lain memastikan Pemda memiliki dokumen rencana pencapaian standar minimal untuk urusan wajib bidang pelayanan publik.

Baca juga :  Hetifah Berikan Pelayanan Pembuatan KTP Elektronik, Disambut Baik Dukcapil Samarinda

Selain itu, DPRD juga bisa mengajak Pemda dan masyarakat untuk keluar dari “zona nyaman” untuk berinovasi. “Aparat dan masyarakat harus berani meninggalkan zona nyaman dan rutinitas”, kata Tri Widodo. (Rilis).

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

1 comment

Berita Terbaru