oleh

Meningktakan Kepedulian Masyarakat Terhadap Lingkungan Hidup

KUNINGAN, KICAUNEWS.COM– Setiap jenis mahluk hidup ciptaan tuhan di dunia ini, untuk keberhasilan hidupnya memerlukan kondisi lingkungan tertentu yang diperlukan untuk kelangsungan hidupnya, yang semuanya itu telah di siapkan oleh Tuhan YME .

Lingkungan hidup itu meliputi faktor lingkungan fisik, lingkungan kimia dan lingkungan biologis baik didalam tanah, air, udara yang umumnya diperlukan bernafas, makan tumbuh dan berbiak. Apabila kondisi faktor faktor lingkungan tersebut terganggu (berubah dari kondisi yang diperlukan) maka banyak jenis yang kondisi kehidupannya banyak terganggu sehingga dapat mengancam kelangsungan hidupnya yang bisa mengarah kearah kepunahan.

Perubahan kondisi lingkungan hidup dapat terjadi secara alami seperti gempa bumi dan letusan gunung berapi yang mungkin kita telah alami. Bencana gempa merupakan kerusakan lingkungan hidup yang parah dan banyak menelan korban jiwa.

Menurut kepala Dusun Cipicung Kadus Asep bahwa dengan kenyataan kondisi lingkungan hidup dapat juga terjadi karena ulah manusia yang tidak terkontrol dengan baik sehingga banyak hutan yang rusak,banyak jenis binatang maupun tumbuhan yang punah atau banyak menurunkan pipulasinya.

Juga seing terjadi tanah longsor dan pasti kemungkinan terjadi banjir dan lain sebagainya. Pencemaran lingkungan hidup masih banyak terjadi sebagai akibat amat rendahnya kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.

Sangat banyak masyarakat yang kurang mengerti membuang sampah yang dibiarkan mengalir kesungai sehingga menimbulkan pencemaran yang dapat mengganggu terhadap kesehatan masyarakat yang ada di sekitarnya.ini adalah pencemaran kimia, dan banyak pula pencemaran organis dari sisa bahan organis buangan atau sampah dari sisa makanan dll yang berasal dari rumah penduduk sehingga banyak timbunan sampah yang membusuk berbau tak sedap yang menimbulkan lingkungan kurang sehat.

“Di sisi lain itu juga membuang sampah sembarangan menumbulkan penyumbatan terhadap saluran air atau selokan bisa menimbulkan bencana banjir, genangan air dimasa musim penghujan sehingga mempermudah kerusakan jalan apabila air sampai naik ke jalan itu merusak infrastruktur yang lainnya” Kata Kadus Asep.

Kadus Asep, menambahkan, dalam mengakhiri pembicaraannya jika kita memperhatikan kondisi lingkungan hidup kita sangat banyak mengalami kerusakan sebagai akibat karena masih sedikitnya jumlah penduduk kita yang mengerti, kurang peduli terhadap upaya pengelolaan lingkungan hidupnya yang baik dan bijak. Bahkan masin banyak masyarakat kita yang tergolong pengusaha kaya yang kegiatannya masih tetap berperan perusak lingkungan hidup yang melibatkan orang orang miskin yang tidak mengerti masalah lingkungan hidup karena buruhuang untuk menghidupi keluarga.

“Para pengusaha sebenarnya sudah mengerti tentang konservasi yang dilakukan pemerintah, tetapi tetap tidak punya kepedulian terhadap pentingnya pengelolaan lingkunganbhidup yang kerusakannya sudah makin memprihatinkan” tandasnya.
( Agus Kuningan )

Bagikan :

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 comment

Berita Terbaru