oleh

SOKSI: Manuver Munaslub Bisa Merusak Partai

JAKARTA, KICAUNEWS.COM – Manuver Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang dilakukan elite Golkar dinilai akan merugikan partai. Dorongan Munaslub Golkar sebelum di keluarkannya putusan gugatan Praperadilan Novanto, bisa disebut bertentangan dengan prinsip kesetiakawanan, sebagaimana yang tercantum dalam Ikrar Partai Golkar Panca Bhakti.

Demikian hal ini disampaikan Wakil Ketua Umum Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Soksi) Erwin Ricardo Silalahi, senin (27/11) kepada Jurnalis.

“Sebagai kader Golkar kita tidak boleh mengangkangi pesan filosofis dari sumpah dan janji kader yang termuat dalam Ikrar Partai Golkar Panca Bhakti. Khususnya pada poin ketiga yang menggariskan mutlaknya watak setia kawan,” kata  Erwin Ricardo Silalahi

Wasekjen DPP Golkar ini juga mempertanyakan wacana Munaslub yang berhembus di Internal Golkar, hal itu kata Erwin, tidak memupuk kesetiakawanan sosial di tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara apabila di lingkungan partai saja tidak konsisten melakoni watak setia kawan.

“Rasanya aneh, tidak patut dan melawan akal sehat kolektif. Jika saat ketua umum Partai Golkar sedang tertimpa masalah hukum yang berat, kader-kader Golkar sendiri justru menghukumnya yakni dengan sengaja menyingkirkan ketua umumnya.” ujar Erwin.

Seharusnya, kata Erwin, semua kader tanpa kecuali bersabar menunggu hasil pra peradilan seperti yang telah disepakati dalam rapat pleno. Selain itu, lebih jauh Erwin menjelaskan, manuver percepatan penyelenggaraan munaslub juga dapat merusak soliditas Golkar yang saat ini sedang dalam tahap konsolidasi.

Dalam upaya memenangkan Pilkada Serentak 2018 serta Pemilu 2019, kata Erwin, manuver percepatan munaslub pasti akan mengorbankan konsolidasi organisasi di level pimpinan daerah, khususnya level kabupaten/kota dalam menghadapi tahun politik.

“Konsolidasi organisasi di DPD-DPD sudah pasti terganggu dan mengakibatkan fragmentasi yang parah. Jika terjadi manuver-manuver politik yang vulgar untuk kepentingan pragmatis percepatan munaslub,” kata Wasekjen DPP Golkar. (Haji Merah/Redaksi).

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru