oleh

Pengganti Ketua DPR RI Pasca Setnov, Harus Tokoh Muda !!!!!

JAKARTA, KICAUNEWS.COM – Partai Golkar dinilai penting untuk menjaga marwah dan kehormatan lembaga legislatif bernama DPR RI, pasca ditetapknya Setya Novanto sebagai tersangka dalam kasus korupsi proyek pengadaan KTP Elektronik. Selain itu, Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Golkar juga dinilai penting.

Hal itu disampaikan Wasekjen DPP Partai Golkar, Tb. Ace Hasan Syadzily seperti dilansir redaksi dari Rakyat Merdeka Online, Minggu (26/11) di Jakarta Barat.

“Terkait dengan posisi ketua DPR, seharusnya, idealnya adalah kita secepatnya Munaslub. Maka kalau sudah Munaslub maka bagi Partai Golkar untuk menentukan pilihan politiknya menentukan ketua DPR RI legitimasinya sangat-sangat kuat,” kata Ace yang juga Komisi II DPR RI.

Politisi Muda Partai Golkar asal Pandeglang Banten ini mengingatkan, agar Partai Golkar bisa belajar pada dua pemilihan ketua DPR RI yang lalu yang itu sempat menjadi tontonan publik. “Kita tidak boleh lagi menyebut ketua DPR hanya milik Partai Golkar. DPR adalah milik bangsa, oleh karena itu harus dijaga integritas dan marwahnya,” kata Ace.

Saat ini, sambung Ace, masyarakat semakin banyak yang tidak mempercayai kinerja lembaga legislatif, oleh karena itu, Ace menyarankan agar, upaya-upaya untuk menjaga marwah DPR. Diantaranya dengan mencari tokoh-tokoh yang dianggap bersih dan bebas korupsi sebagai pengganti Setnov nantinya. “Kita cari siapa kader Golkar yang bersih. Saya kira banyak,” sambiung Ace.

Masih Ace menyarankan, tokoh yang paling efektif menggantikan Setnov di DPR RI, haruslah tokoh muda, hal ini kata Ace, penting untuk dilakukan demi meraih kepercayaan masyarakat, khususnya pada generasi milenial ini.

“Yang ketiga adalah yang sama sekali tidak terlibat masalah hukum. Bahkan potensi hukum, bau-baunya juga pun tidak boleh, tetangganya aja enggak boleh kasarnya begitu,” sambung Tb. Ace Hasan Syadzily

Baca juga :  Guntur Setiawan.SH : Copot Ade Komarudin Dari Ketua DPR RI

Anggota Komisi II DPR ini berharap, DPP Partai Golkar akan mempertimbangkan bahwa tokoh-tokoh yang dipilihnya nanti memang berpengalaman dan akan mampu memperkuat kelembagaan DPR yang harusnya sangat terhormat. “Jadi kalau kita berangkatnya dari semangat keinginan rakyat, maka jangan pernah kita men-denial (mengabaikan) keinginan rakyat,” pungkas Ace Hasan. (Haji Merah/Redaksi/Rakyat Merdeka).

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru