oleh

Sambangi DPRD Provinsi Banten, Komnas Perlindungan Anak Minta Dukungan

SERANG, KICAUNEWS.COM – Ketua Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait, bersama Lembafa Perlindungan Anak Provinsi Banten, Rabu (22/11) kemarin, mendatangi anggota DPRD Provinsi Banten. Kedatangan mereka itu menemui Wakil Ketua DPRD Banten, Adde Rosi Khoerunnisa. “Kedatangan kami ke sini untuk meminta dukungan Ibu sebagai pimpinan DPRD Banten, untuk memperkuat gerakan perlindungan anak di Provinsi Banten,” kata Arist, Red.

Sebagai penentu kebijakan, Ia berharap DPRD Provinsi Banten bisa mendorong anggaran yang memadai untuk melaksanakan program perlindungan anak. Saat audiensi Arist juga memberikan atas adanya Peraturan Daerah (Perda) tentang Ketahanan Keluarga di Provinsi Banten yang di dalamnya diatur tentang perlindungan terhadap anak. “Kami sangat mendukung dan mengapresiasi kebijakan DPRD Banten yang membuat perda ketahanan keluarga,” jelas Arist.

Senada, Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten Adde Rosi Khoerunnisa mengatakan, DPRD Banten berjanji akan memberikan perhatian terhadap perlindungan anak. Hal itu dibuktikan, sambung Istri Wagub Banten, bahwa pada tahun anggaran 2018, DPRD Banten mendorong penguatan Perda Ketahanan Keluarga.

“Legislatif akan dorong (anggaran untuk program perlindungan anak), tinggal nanti teknis pelaksanaan programnya ada di eksekutif. Tapi saya yakin eksekutif, dalam hal ini Gubernur dan Wakil Gubernur Banten akan support juga,” sambung Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten, Adde Rosi.

Politisi perempuan dari partai Golkar ini menegaskan, program perlindungan anak harus terintegrasi. Seluruh organisasi yang bergerak di bidang perlindungan anak, kata Ade, harus bersinergi untuk bersama-sama melakukan gerakan perlindungan anak. “Kalau parsial (jalan sendiri-sendiri), hasilnya tidak akan kelihatan hasilnya,” kata Ade.

Aci demikian sapaan akrab Ade Khoirunnisa, lebih jauh mengatakan, sebenarnya Provinsi Banten ingin didorong sebagai provinsi layak anak. Akan tetapi, sambung Aci, untuk menjadi provinsi layak anak, 80 persen kabupaten dan kota juga harus layak anak juga. “Intinya, untuk anak-anak Banten, saya (DPRD) siap untuk perjuangkan,” pungkas Aci.

Baca juga :  Ketua Umum BERSAMA Putera Astaman Bersilahturrahim Dengan Deputi Rehabilitasi BNN RI

Senada, Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten Adde Rosi Khoerunnisa mengatakan, DPRD Banten berjanji akan memberikan perhatian terhadap perlindungan anak. Hal itu dibuktikan, sambung Istri Wagub Banten, bahwa pada tahun anggaran 2018, DPRD Banten mendorong penguatan Perda Ketahanan Keluarga.

“Legislatif akan dorong (anggaran untuk program perlindungan anak), tinggal nanti teknis pelaksanaan programnya ada di eksekutif. Tapi saya yakin eksekutif, dalam hal ini Gubernur dan Wakil Gubernur Banten akan support juga,” sambung Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten, Adde Rosi.

Politisi perempuan dari partai Golkar ini menegaskan, program perlindungan anak harus terintegrasi. Seluruh organisasi yang bergerak di bidang perlindungan anak, kata Ade, harus bersinergi untuk bersama-sama melakukan gerakan perlindungan anak. “Kalau parsial (jalan sendiri-sendiri), hasilnya tidak akan kelihatan hasilnya,” kata Ade.

Aci demikian sapaan akrab Ade Khoirunnisa, lebih jauh mengatakan, sebenarnya Provinsi Banten ingin didorong sebagai provinsi layak anak. Akan tetapi, sambung Aci, untuk menjadi provinsi layak anak, 80 persen kabupaten dan kota juga harus layak anak juga. “Intinya, untuk anak-anak Banten, saya (DPRD) siap untuk perjuangkan,” pungkas Aci.

 

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru