oleh

KPAK Jabar Minta, Gratifikasi Mobil Pajero Daniel Muttaqien Diusut Tuntas KPK

JAWA BARAT, KICAUNEWS.COM – Ketua Kauskus Perempuan Anti Korupsi (KPAK) Jawa Barat Siti Nurjanah, sabtu (18/11) secara khusus meminta, agar KPK menindak lanjuti laporan adanya Gratifikasi mobil Pajero Sport yang dilakukan oleh bupati Indramayu kepada Cawagub Jabar yang diusung Parpol besutan Setya Novanto, Daniel Muttaqien.

Mobil Pajero Sport yang menjadi Gratifikasi korupsi bupati Indramayu hingga melibatkan nama Cawagub Jabar Daniel Muttaqien, bernomor polisi B. 104. ANNA, hal itu terungkap setelah Rohadi ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

Ia menegaskan, KPK sebagai lembaga independent harus menjalankan fungsi pencegahan, dimana dalam Pilkada 2018 ini, Jawa Barat tidak dipimpin oleh figur yang terlibat dalam kasus korupsi.

“Kami mau Jawa Barat tidak dipimpin oleh koruptor. Jadi kalau KPK ada data dimana bakal kandidat diduga terlibat kasus korupsi atau gratifikasi maka dahulukan untuk ditangani, itu baru fungsi pencegahan berjalan,” kata Siti Nurjanah, kepada Redaksi.

Selain itu sambung Nurjanah, Kaukus Perempuan Anti Korupsi (KPAK) Jabar ini juga meminta agar, KPK bisa pro-aktif melakukan pencegahan, dengan bertindak sedini mungkin, untuk mengantisipasi lolosnya para koruptor menjadi penguasa.

“Perhelatan pilkada serentak 2018 seharusnya menjadi fokus KPK, KPU, Bawaslu dan pemilih, bagaimana bisa menghasilkan pemimpin yang tidak hanya bersih melainkan juga anti-korupsi,” kata Nurjanah kepada redaksi.

Gratifikasi korupsi Daniel Muttaqien terungkap setelah Komisi Pemberantasan Korupsi memerikasa mantan Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Rohadi sebagai tersangka dalam kasus Gratifikasi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) di Gedung KPK, selasa (14/11) kemarin.

Rohadi menyebutkan, mobil Pajero Sport yang menjadi salah satu alat bukti Gratifikasi tersebut, diberikan melalui putra bupati Indramayu, Daniel Muttaqien, di Jakarta. Seperti diketahui, Daniel Muttaqien adalah Cawagub Jabar, yang diusung oleh Parpol besutan Setya Novanto.

Baca juga :  Pjs Gubernur Kepri: Bangsa ini Dapat Bertahan karena Pancasila

Saat ini, Rohadi ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK atas tiga kasus korupsi yang berbeda. Selain menyita tiga unit mobil, dua rumah, satu apartemen dan uang sebesar 700 juta rupiah telah disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. (Haji Merah)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru