oleh

Jalan Rusak, Warga Parung Panjang Terus Resah dan Gelisah

BOGOR, KICAUNEWS.COM – Permasalahan jalan provinsi yang terbentang dari Parung Panjang- Cigudeg yang disalah gunakan menjadi jalan tambang selama puluhan tahun menjadi semakin meresahkan masyarakat ketika ratusan truck dari kecamatan Rumpin beralih ke jalan Parungpanjang akibat perbaikan jembatan di kecamatan Rumpin, sehingga kemacetan dan polusi debu semakin menyiksa masyarakat Parungpanjang.

Kenyataan ini membuat geram masyarakat Parungpanjang karena pemerintah terkait dengan permasalahan ini, baik dari pemerintahan kecamatan, pemerintahan kabupaten sampai pemerintahan provinsi jawa barat tidak terlihat untuk mencari solusi dari permasalahan ini.

Sehingga kemudian kegeraman masyarakat Parungpanjang hanya mampu dituangkan melalui media sosial Facebook karena bingung harus disampaikan kepada siapa, sebab pemerintah sudah tidak bisa menjadi tempat untuk diskusi mengenai masalah ini.

Menurut Ache Imran dan ochan anggota Masyarakat Peduli Parungpanjang, sebuah akun di medsos yang terus aktif menyuarakan perubahan Parungpanjang, mengatakan bahwa keresahan warga tidak bisa dibendung lagi untuk diungkapkan di medsos, selain untuk melepas kegeraman mereka, juga berharap bisa terbaca oleh pemerintah yang terkait dengan permasalahan tersebut. Dan untuk lebih meluas lagi tentang pernasalahan ini, kami sengaja mengundang rekan media online KICAUNEWS.COM untuk menyebarluaskan keresahan dan kegeraman masyarakat Parungpanjang melalui medsos tersebut.

Inilah beberapa kicauan masyarakat Parungpanjang melalui Medsos :

“Jalan Parungpanjang bukan jalan masyarakat parungpanjang.. Tp jalan khusus TAMBANG.. kita masyarakat cm numpang”

“kalian ga merasakan sedih nya ketika sodara kita meninggal sia sia dilindes tronton sampai maju trus mundur lagi”

“mudah*an ga ada korban lagi

sedih kalo di ceritain mah šŸ˜¢šŸ˜­”

“pantes pada ngebaceo aja …aku habis dari parung gk henti hentinya mobil besar plus debu….ampun pulang tambah cantik dipoles debu akibat gak pake helm dan masker….”

Baca juga :  Bhabinkamtibmas Polsek Bulupoddo Polres Sinjai Edukasi Warga Terkait Adaptasi Kebiasaan Baru

“apa mungkin jalan raya parung panjang sudah di beli sama yg punya pertambangan??

trus pengguna motor harus lewat mana ??
aneh dari dulu harus ada tronton trus
tinggal udah 21 tahun tapi ga ada perubahan buat apa ada pemilihan calon Gubernur kalo ga bisa ngerubah parung panjang lebih baik lagi…”

“Aduh pagi siang bahkan mpe mlm gni jalan koq mcet mulu… Kalah jakarta…. Jakarta mah mending mbil nya kbnykan yg kecil lah ini…. Mpe ksian ortu brngkt n plg krja kna macet….”

#Jeritan

#parungpanjang

“Raungan mesin mobil truck
Bukan hanya pengak di telinga
Tapi bergetar sampai ke jantung dan hati kami yg gelisah Jalanan yg tak kunjung ada perbaikan menambah deretan penderitaan kami Perjalanan kami di penuhi dengan perasaan yg selalu was was
Anak anak kami yg menghirup udara bercampur debu selalu di bayangi ISPA dan TBC menambah hantaman perasaan kami
Kemana kalian wahai para pejabat
Dimana kalian wahai para pemimpin
Tak gusarkah dengan segala derita kami
Tak tersentuhkah hati kalian
Kalian datang hanya karna suara kami
Mengapa jeritan kami tak kalian dengar
Apa kami untuk kalian….”

“TINGGAL NUNGGU PERESMIAN KALO JALAN PARUNGPANJANG ITU JALUR KHUSUS TAMBANG TAMBANG LINTAS PROPINSI

BUAT MASYARAKAT NYA… APARAT TERKAIT NYA.. CM NUMPANG AJA DI JALAN ITU

LALU NPWP YG SAYA BAYAR BUAT SIAPA.. DAN KEMANA….”

“Nyaris tak ada ruang buat kendaraan lain…hidup pertambangan…”

“Parung panjang…ohhh Parung panjang…macet panjang ohhh macet panjang….#pemerintahpusat manaaaaaa????????????”

“Saya bukan aktifis , saya hanyalah masyarakat biasa yg menginginkan perubahan di parung panjang !!! Tak lebih dari itu…”

“Teman jngn prnh tkt untuk mnyuarakn aspirasi mu.kita hrus brni dmi msa dpn prng pnjng yng lebih baik.wlwpun kdng aspirasi mu tak d sukai bnyk orang!kita harus berani karna kita tak prnah mnyimpang dari jalan kebenaran & keadilan!!”

Baca juga :  Piket SPKT Polsek Majalaya Cek Tahanan

Itulah sebagian ocehan masyarakat Parungpanjang melalui medsos. Mudah-mudahan dapat didengar oleh pejabat terkait, terutama calon Bupati dan calon Gubernur mendatang. Kami berharap mereka segera datang ke Parungpanjang dan membuat kesepakatan dengan kami bahwa mereka sanggup menyelesaikan permasalahan di Parungpanjang, apalagi ini mengenai penyalahgunaan jalan provinsi menjadi jalan tambang. Kami hanya akan memilih bupati bogor dan gubernur jawa barat mendatang yang mau berkomitmen membenahi Parungpanjang.. ujar Ochan dan Ache Imran menyudahi pembicaraan…( tris )

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru