banner 728x250

Orang Pedesaan di Jawa Barat, Tak Suka Ridwan Kamil, Kenapa ?

  • Bagikan
banner 468x60

JAWA BARAT, KICAUNEWS.COM – Meskipun telah diusung oleh empat partai, Walikota Bandung Ridwan Kamil yang saat ini masuk sebagai calon Gubernur di Pilkada Jawa Barat, dinilai belum mumpuni dan masih memiliki elektabilitas yang rendah di pedesaan Jawa Barat.

Berdasarkan hasil survei Indo Barometer, posisi Ridwan Kamil, secara popularitas masih menempati diurutan pertama, meski begitu, Walikota Bandung yang dikenal narsis di sosial media ini, oleh masyarakat di pedesaan belum begitu dikenal.

ARTIKEL LAINNYA :

Demikian hal ini dikatakan, Koordinator Jaringan Pemilih Jabar, Asep Romli, Kamis (09/11) dalam keterangan tertulisnya, seperti diterima redaksi.

“Orang desa gak suka sama Ridwan Kamil, dari gaya bicara dan bahasanya terlalu tinggi, tidak mudah dipahami, selain itu, Ridwan Kamil juga dianggap sombong, sok pinter, sepertinya sopan tapi arogan,” kata Asep Romli kepada Redaksi.

Asep menjelaskan, selain belum begitu dikenal, Ridwan Kamil sapaan (RK) ini juga dinilai sebagai sosok yang tidak merakyat. Dalam survei yang digelar pada 11 sampai 15 Oktober 2017 ini menunjukan, sebanyak 37,5 persen masyarakat Jabar menilai sosok Ridwan Kamil sombong, sementara sebanyak 12,5 persen, masyarakat Jabat tidak paham politik.

Ridwan Kamil saat ini telah diusung oleh PKB, PPP, NasDem dan Partai Golkar untuk maju di Pilgub Jabar. Meski demikian, partai Golkar Jabar saat ini masih bergejolak dan tidak mengamini keputusan DPP Golkar yang memutuskan untuk mengusung Ridwan Kamil.

Jaringan Pemilih Jabar, sambung Asep, dalam beberapa focus diskusi group, yang digelar dibeberapa daerah di Jawa Barat, masyarakat Jabar yang ada di pedesaan lebih mendambakan Ridwan Kamil, menjadi Gubernur Jakarta, atau menjadi Walikota Bandung kembali.

Baca juga :  T-Rex Cyber Sasar Pemilih Muda Untuk Dukung Ridwan Kamil di Pilgub Jabar

Focus Diskusi Group tersebut digelat Jaringan Pemih Jabar dibeberapa daerah, diantaranya di Bogor, Karawang, Bandung, Cirebon, dan Ciamis. (Haji Merah).

Dari dua temuan tersebut, Asep menjelaskan, Ketua DPD Partao Golkar Jabar, Dedi Mulyadi berpotensi maju dan sangat bisa diusung oleh Parpol lain. Saat ini Dedi telah dilirik oleh PDIP Perjuangan, dan Demokrat. Sementara itu, lanjut Asep, Gerindra dan PKS, jika Dedi Mulyadi maju, sangat mungkin untuk melakukan koalisi.

Sebab, kata Asep, publik menilai sosok Dedi Mulyadi saat ini di dzolimi oleh partainya sendiri, akibatnya lanjut Asep, publik bisa memberikan point khusus dan posisi Dedi Mulyadi pun mendapatkan simpati dari publik.

“Orang Jawa Barat itu tidak tegaan, mereka akan simpati bahkan empati pada orang yang dizalimi. Dedi Mulyadi jelas dizalimi dan bukan tidak mungkin akan jadi senjata makan tuan buat Golkar,” lanjut Koordinator Jaringan Pemilih Jabar, Asep Romli kepada redaksi. (Haji Merah).

Print Friendly, PDF & Email
ARTIKEL YANG DISARANKAN :
Bagikan :
banner 120x600
  • Bagikan

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *