oleh

Bangga sering keluar masuk bui, Oknum Trantib Kec Teluk Naga ajak duel Wartawan

KAB TANGERANG,KICAUNEWS.COM – Empat orang wartawan online terintimidasi seorang trantib (Pol PP) Kecamatan Teluknaga saat konfirmasi mengenai pembukaan segel di 6 tempat pembakaran almunium, Jalan Gili Miring, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Senin (23/10/2017) sore.
Insiden tersebut terjadi saat 4 orang wartawan online yakni Amir dari iglobal, Surta dari iglobal, Rudy sekjen Pokja pantura dan M.Igor dari Nasional Xpos, ketika menemui seorang trantib (Pol PP) Kecamatan Teluknaga berinisial J alias B di kantornya untuk konfirmasi terkait pembukaan segel tempat pembakaran almunium gili miring.

Belum sempat ada pembicaraan, oknum trantib tersebut langsung marah – marah dengan ucapan yang kasar kepada 4 orang wartawan online tersebut. “Ngapain pada kesini, apa perlu gue tendangin biar pada pergi, gue tidak takut sama wartawan, gue sudah bosan keluar masuk penjara,”ucap J alias B sambil ngebrak-ngebrak meja kepada 4 orang wartawan online.

Lanjut J alias B mengatakan, barang siapa yang berani memberitakan prihal saya menerima uang dari pihak tempat pembakaran almunium gili miring, sampai kapan pun akan saya cari, saya tidak takut dipecat, saya ini sudah biasa keluar masuk penjara.

Adapun terkait pemberitaan di beberapa media online mengenai oknum trantib dan oknun LSM menerima uang dari pihak tempat pembakaran almunium sebesar rp 7.800.000 di 6 tempat, itu bersumber dari keterangan keamanan dan beberapa orang karyawan di masing – masing tempat pembakaran almunium.

Menurut informasi yang dihimpun di lokasi berdasarkan keterangan beberapa orang karyawan, bahwa oknum trantib tersebut setiap menagih uang bulanan selalu menjual – jual nama wartawan.

Disisi lain Koordinator LSM Gema Palu Dudung Sukandar mengutuk keras atas tindakan oknum trantib Kecamatan Teluknaga (J) dan oknum LSM berinisil (JB), yang telah membantu membuka segel satpol pp Kabupaten Tangerang di 6 tempat pembakaran almunium jalan gili miring.

Baca juga :  KASAL ADE SUPANDI MEMBUKA RAPIM TNI AL 2017 DI MABESAL CILANGKAP

Amir (Korban) wartawan online iglobal mengatakan, ini harus ditindak lanjuti lebih serius lagi, sikap serta tindakanya yang arogan sungguh tidak pantas bagi seorang yang memakai baju seragam trantib (pol pp), seharusnya menjadi penegak peraturan sesuai dengan title yang ia emban bukan menjadi preman atau tukang pukul.

“Trantib itu tugasnya Penegak Peraturan (PP) bukan mengintimidasi wartawan dengan sikap nya itu, sudah di atur dalam undang – undang pers nomer 40 tahun 1999 tentang kebebasan mencari informasi, serta pasal 28 undang – undang 1945 tentang pers yang harus dilindungan selama tidak melanggar kode etik jurnalistik,”jelas Amir.

Disisi lain M.Igor (Korban) wartawan online Nasional Xpos menuturkan, kami sudah berusaha koordinasi untuk mencari perdamaian ke Camat Teluknaga melalui ajudannya, satu minggu lebih menunggu tidak ada jawaban yang pasti, i’tikat baik ini tidak dihargai sama sekali, seolah-olah jurnalis itu tidak ada harganya di mata mereka. “Setelah satu minggu lebih kami menunggu kabar dari pihak Kecamatan Teluknaga untuk berdiskusi damai, yang kami dapat hanya kata-kata “Tunggu Kabar”, kami pun sudah berkoordinasi dengan ketua Forum Wartawan Tangerang (Forwat) Andilala, pihak Kepolisian dan ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tangerang Sangky Wahyudi”,ujar igor.

Ketua PWI Kabupaten Tangerang Sangky Wahyudi saat dihubungi lewat handphone mengatakan, bilamana ada wartawan saat melakukan tugas kemudian di intimidasi oleh oknum segera melapor ke pihak Kepolisian, dan jangan sekali – kali wartawan mengintimidasi.
Surta (Korban) wartawan online iglobal menambahkan, ini adalah sebuah bentuk intimidasi dari oknum trantib Kecamatan Teluknaga untuk jurnalis, kami harus ambil sikap tegas mendalami kasus ini, kami akan bawa ke ranah hukum agar ia bisa mempertanggung jawabkan perbuatanny, serta tidak akan mengulanginya lagi, dan tidak ada lagi oknum-oknum lain yang mengitimidasi jurnalis saat menjalankan tugasnya.,”pungkasnya. (Tris/igor)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru