oleh

Pembinaan RT/RW Oleh ‘Bupati Sepuh’ Cianjur, Dinilai Merusak Norma

JAWA BARAT, KICAUNEWS.COM –Meskipun KPUD belum menetapkan para bakal calon Gubernur, namun siklus Pilkada Jawa Barat semakin panas. Saat ini, dinamika Pilkada di Jawa Barat, telah memasuki masa deklarasi pengusungan bakal calon.

Mencuatnya nama bakal calon (Balon) yang kian ramai menjadi perbincangan publik, dinilai sangat menghawatirkan, dan berpotensi pada mobilisasi masa ditingkat Aparatur Sipil Negara (ASN), dari tingkat atas sampai akar rumput, salah satunya pada tingkat Desa, Rukun Tetangga sampai Rukun Warga.

Demikian hal ini diungkapkan Koordinator Forum Pemerhati Pilkada Jawa Barat (Jabar), Agus Salim dalam keterangan persnya, Jumat (03/11) malam, seperti diterima redaksi.

Surat Pembinaan Dari ‘Bupati Sepuh’ Cianjur Jawa Barat.

Viralnya surat yang bersifat penting, perihal ajakan dan pembinaan RT/RW yang dikeluarkan Camat Cikalong Kulon Jawa Barat, kata Agus menjadi contoh atas rawannya Pilkada Jabar, yang melibatkan birokrasi.

Dalam surat yang ditanda tangani Camat itu, sambung Agus, terdapat perintah kepada kepala desa, untuk dapat menghadirlan seluruh ketua RT dan RW dalam acara pembinaan.

Lebih lanjut, Agus mengatakan, dalam surat itu tertulis, yang melakukan pembinaan terhadap para ketua RT/RW tersebut, yakni mantan bupati Cianjur, Tjetjep Muchtar.

Seperti diketahui, mantan bupati Cianjur termasuk salah satu deklarator dukungan kepada Ridwan Kamil, yang saat ini memdapatkan dukungan dari DPP Partai Golkar, untuk maju pada Pilgub Jabar.

“Kita bisa telusuri jejak digital ayah Bupati Cianjur ini, ia yang menggalang ratusan kiai yang berada di Kabupaten Cianjur dan mendeklarasikan dukungan kepada Ridwan Kamil.” tegas Koordinator Forum Pemerhati Pilkada Jabar, Agus Salim.

Sekedar informasi, deklarasi dukungan kepada Ridwan Kamil, yang dimotori oleh mantan bupati Cianjur, Tjetjep Muchtar digelar pada, 22 September 2017 lalu. Deklarasi dukungan tersebut, digelat di Jalan KH. R. Abdullah bin Nuh, No 109 Sawah Gede, Kecamatan Cianjur Jawa Barat.

Baca juga :  PDIP: Dukungan Golkar Untuk Ridwan Kamil di Pilkada Jabar Bisa Berubah

“Jadi wajar, jika surat Camat Cikalong Kulon, Kecamatan Cianjur itu dicurigai sebagai ajang kampanye untuk salah satu calon,” sambung Agus Salim dalam keterangan tertulisnya.

Selain itu, masih sambung Agus, dalam surat tersebut juga, tertulis nama bupati sepuh, sementara dalam tata negara, tidak ada istilah bupati sepuh. Ia menilai, ajak tersebut, sebagai salah satu preseden buruk dan merusak norma yang berlaku.

Deklarasi Bakal Calon Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Oleh ‘Bupati Sepuh’ Cianjur

“Warga Cianjur, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Pengawas Pemilu (Panwaslu) Cianjur, harus jeli dan harus bisa mengawasi kemungkinan kampanye dan mobilisasi, menggunakan dan memanfaatkan jalur birokrasi,” sambung Agus Salim.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru