oleh

Parungpanjang Meradang

KAB.BOGOR,KICAUNEWS.COM – Tiba-tiba saja tersebar pengumuman larangan truck masuk ke Rumpin. Tentu saja sebagian masyarakat Parungpanjang terhenyak membaca pengumuman tersebut. Kenapa begitu? Salah seorang warga kemudian menjawab. Kalo truck tambang dilarang melewati jalur Cicangkal- Gunung Sindur akibat rusaknya jembatan di sana kemungkinan besar truck-truck itu akan beralih ke jalur Parungpanjang, dan itu artinya akan bertambah lagi truck-truck yang akan masuk ke jalur parungpanjang Cigudeg.

Truck yang selama ini melintas ke jalur Parungpanjang-Cigudeg sebanyak 3000 truck perhari, kemungkinan besar bisa mencapai 4000 truck jika mobil- mobil yang selama ini melintas di jalan rumpin gunung sindur memasuki jalur Parungpanjang- Cigudeg. Mau jadi apa Parungpanjang jika semua itu terjadi…

Memang sulit dibayangkan jika semua itu terjadi. Kondisi Parungpanjang yang selama ini tersiksa karena harus bertaruh nyawa berhadapan dengan truck-truck besar mengancam dan debu yang terus menyelimuti parungpanjang, akan sangat tersiksa lagi ketika jumlah truck bertambah. Terus apa tindakan Pemerintah daerah dengan permasalahan seperti ini… kenapa semua berdiam diri dengan permasalahan serius seperti ini… apalagi ini mengenai penyalahgunaan jalan Provinsi menjadi jalan tambang… kok provinsi diam saja ???? Ujar warga yang enggan menyebut nama karena takut kalau namanya diketahui khawatir ada yang mengancam. Sudah segawat itukah permasalahan ini… pemerintah harusnya bisa membuat aman dan nyaman warganya… kemanakah pemerintah ??? Saya berharap Gubernur Jawa Barat mendatang lebih baik dan lebih amanah… lanjut warga tersebut.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru