oleh

Hadiri Deklarasi IMO, Wakil Ketua BPK: Peran Media Sangat Penting

JAKARTA, KICAUNEWS.COM – Sejumlah jurnalis yang mengatasnamakan Ikatan Media Online (IMO) Indonesia resmi di deklarasikan, pada Jum’at (27/10) di Cempaka Putih, Jakarta.

Organisasi ini diklaim sebagai organisasi yang bakal menaungi media online se-Indonesia dalam mengcounter berita bohong atau hoax yang merebak belakangan dan ketidakberimbangan pemberitaan melatarbelakangi kemunculan IMO.

“Patut diakui, media online dapat membantu kerja-kerja para instansi/lembaga negeri dan swasta dalam hal ini lembaga BPK dalam ikut serta mengawasi keuangan negara,” Ujar Wakil Ketua BPK RI Prof. Dr. Bahrullah Akbar saat sambutan acara deklarasi Ikatan Media Online (IMO) Indonesia.

Bang Bahrul sapaan akrabnya menambahkan, bantuan tersebut dapat berasal dari informasi yang disampaikan media. “Semua hal yang berkaitan dengan tujuan perbaikan pengelolaan keuangan negara dan daerah bisa menjadi konsentrasi yang diberikan media kepada lembaga BPK,” katanya.

“pada intinya Kami sangat welcome dengan informasi dari teman-teman media,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu pula, Bahrullah Akbar juga menegaskan BPK bukan tak mau menyampaikan semua hal kepada media, akan tetapi terdapat aturan yang melarang BPK untuk menyampaikan informasi apapun selain informasi yang sudah diserahkan kepada Presiden dan DPR.

Tak ayal, kedepan, Bahrullah pun berharap IMO dapat berperan aktif dalam menguatkan pengawasan BPK. Keanggotaannya yang menjangkau seluruh wilayah Indonesia, menjadi modal baik dalam membantu kerja BPK. “Ini sesuai dengan visi misi IMO yang menginginkan pemberitaan yang benar dan berimbang,” tuturnya.

Lebih jauh dirinya menambahkan, media atau insan Pers sering disebut sebagai pilar keempat demokrasi setelah eksekutif, legislatif, dan yudikatif.

“Walaupun berada di luar sistem politik formal, keberadaan media/pers memiliki posisi strategis dalam informasi massa, pendidikan kepada publik sekaligus menjadi alat kontrol sosial,” jelasnya.

Untuk itu, bahrullah akbar yang juga guru besar IPDN ini kembali menegaskan, kalau semua saling bekerjasama antara Media dan para instansi/lembaga dalam hal ini BPK bisa diminimalisir kerugian negara.

“Kalau semua ada jalinan yang baik, kerugian negara bisa kita minimalisir,” tandasnya.

[Keuangan.co]

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru