oleh

Predikat WDP DKI, Terjadi Sejak Masa Jokowi Sampai Ahok, Masa Anies-Sandi ?

JAKARTA, KICAUNEWS.COM – Soal Opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) di DKI Jakarta, yang terjadi selama empat kali berturut-turut dari BPK, mendapat respon dari Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno, Selasa (17/10).

Sandi mempertanyakan WDP yang terjadi di DKI Jakarta, dan yang terakhir, Laporan Hasil Pemeriksaaan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2016.

Seperti dilansir dari Group Tempo, Sandi mengaku, tidak akan tenang, apabila buku keuangan, tidak mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Saya ini mantan akuntan, jadi kalau buku laporan keuangannya itu bukan WTP, saya galau. Enggak bisa tidur,” kata Sandiaga Salahuddin Uno.

Diketahui, tahun lalu, BPK masih menemukan permasalahan signifikan dalam pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan DKI Jakarta, terkait dengan aset tetap, piutang pajak, dan piutang lainnya.

Semua itu mempengaruhi penilaian BPK terhadap kewajaran penyajian laporan keuangan. Dengan begitu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendapatkan opini WDP empat kali berturut-turut.

Opini WDP diperoleh DKI sejak kepemimpinan Gubernur Joko Widodo dan diteruskan kepada Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok kemudian Djarot Saiful Hidayat.

Wakil Gubernur DKI menerangkan, dalam dunia usaha WDP dikenal dengan sebutan qualified opinion. Pendapat tersebut diberikan ketika laporan keuangan dikatakan wajar dalam hal yang material tetapi terdapat sesuatu penyimpangan atau kurang lengkap pada pos tertentu.

“Kalau saya dapat qualified opinion, pasti posisi saya itu 50:50. Pemegang saham itu bisa meneruskan kerja saya sebagai seorang direksi atau sebagai seorang CEO atau bisa diganti.” ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno.

Menyikapi hal tersebut, Sandi pun memasang target, terhadap laporan keuangan Pemprov DKI Jakarta untuk mendapatkan opini WTP. Sandi menegaskan, jika Pemprov DKI bisa mengejar target opini WTP dari BPK, maka tidak ada yang perlu takut gejolak anggaran.

Baca juga :  Patroli Wilayah Jatisari Oleh Personil Sabhara

“Jadi, kami tidak akan hanya memastikan serapan anggaran, melainkan persiapan untuk laporan keuangan yang akan dihadirkan,” tegas Sandiaga Uno.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru