oleh

Belajar Dari Sejarah dan Momentum Hari Bela Negara, Konas Menwa Indonesia Akan Gelar Napak Tilas Pemuda

JAKARTA, KICAUNEWS.COM — Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) adalah penyelenggara pemerintahan Republik Indonesia periode 22 Desember 1948–13 Juli 1949,

dipimpin oleh Syafruddin Prawiranegara yang disebut juga dengan Kabinet Darurat. Sesaat sebelum pemimpin Indonesia saat itu, Sukarno dan Hatta ditangkap Belanda pada 19 Desember 1948, mereka sempat mengadakan rapat dan memberikan mandat kepada Syafruddin Prawiranegara untuk membentuk pemerintahan sementara.

Sejarah mencatat bahwa Deklarasi Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) oleh Mr. Sjafruddin Prawiranegara di Sumatera Barat pada tanggal 19 Desember 1948. Kemudian oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menetapkan tanggal 19 Desember diperingati sebagai Hari Bela Negara.

Keputusan ini ditetapkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melalui Keppres No. 28 tahun 2006. Namun sangat kita sayangkan bahwa Hari Bela
Negara (HBN) yang diperingati setiap tanggal 19 Desember masih banyak masyarakat/generasi muda yang tidak mengetahui bahwa pada tanggal 19
Desember merupakan Hari Bela Negara (HBN).

Peristiwa PDRI yang sangat bersejarah dalam menegakkan eksistensi bangsa ini, tidak hanya di Sumbar tapi di provinsi lain pun tidak banyak masyarakat yang tahu tentang sejarah PDRI, mengetahui bagaimana kelahiran PDRI yang menunjukkan tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), ketika Soekarno dan Hatta ditawan Belanda. Melihat sejarah PDRI yang ikut menentukan keberadaan Indonesia, sudah seharusnya kita mengenang peristiwa tersebut, dengan memperingati Hari Bela Negara yang sudah ditetapkan pada diperingati setiap tanggal 19 Desember.

“Ide dasar diselenggarakannya kegiatan Napak Tilas ini adalah dalam rangka memeriahkan Hari Bela Negara pada tanggal 16-19 Desember 2017 mendatang, meningkatkan jiwa Patriotisme Cinta Tanah Air dikalangan generasi muda, sekaligus melatih kepemimpinan, watak mulia, sikap menghargai danmenghormati jasa para Pahlawan yang telah gugur dimedan juang, agar dapat lebih memaknai arti dari kemerdekaan yang sesungguhnya,” Ujar Dasril Dansatgas Napak Tilas Bela Negara Pemuda Indonesia Kepada KICAUNEWS.COM

Dasril menuturkan, Kami Menwa Indonesia mengajak para pemuda untuk ikut berpartisipasi dan mensukseskan Napak Tilas dalam mengingat sejarah bangsa. “Napak Tilas ini diharapkan dapat kembali menjadi rangsangan kepada pemuda untuk terus belajar dari sejarah,” ungkap dasril.

“Bangsa yang besar tidak pernah lupa Akan sejarah,” jelas dasril.

Untuk itu, Lanjut Dasril menambahkan, napak tilas kali ini akan diikuti 1000 orang pemuda dari berbagai unsur seperti Menwa Indonesia, Alumni Menwa, Perwakilan pemuda, KNPI, Ormas dan OKP se Sumatera Barat.

Untuk diketahui, Bagi pemuda sumatera Barat yang ingin ikut dalam napak Tilas Pemuda Indonesia Rute Perjuanhan PDRI Sumatera Barat bisa langsung menghubungi Satgas di Kontak Person Satgas/Panitia

  1. Untuk Resimen Mahasiswa Indonesia, Perwakilan Pemuda/Mahasiswa
    Ormas & OKP Se-Sumatera Barat :
    Dasril : 0813.6331.7281
    Vadlan : 0853.6516.9493

2. Untuk Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia :
Zulhana : 0852.6319.8000
Azrul Yani : 0852.6390.2983

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru