oleh

Soal Timpangnya Pendidikan di Sumsel, Herman Deru Siap Komitmen !

SUMSEL, KICAUNEWS.COM – Berdasarkan data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, neraca pendidikan dan kebudayaan masyaralat Sumatera Selatan tahun 2016, tingkat partisipasi pendidikan murni berada pada angka 91,6 persen, dengan tingkat pendidikan Sekolah Dasar mencapai 76,0 persen.

Sementara untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama, sampai tingkat Sekolah Menengah Atas, SMA/SMK, partisipasi pendidikan di Sumatera Selatan, mencapai pada angka 60 persen sisanya tingkat menengah pertama (SMP), dan partisipasi pendidikan tingkat menengah atas (SMA/SMK) berada pada angka 40 persen, sisanya putus sekolah.

Kurangnya tingkat partisipasi pendidikan tingkat menengah atas (SMA/SMK) di Sumatera Selatan, berdasarkan data Kemendikbud, membuat Bupati OKU, Herman Deru yang saat ini menjadi calon Gubernur Sumatera Selatan, angkat bicara.

Deru, panggilan akrabnya Herman Deru mengatakan, pihaknya siap mengentaskan persoalan pendidikan yang timpang di Sumatera Selatan. Dia menilai, pendidikan dan pemberdayaan, akan menjadi salah satu fokus program yang akan dilakukan, jika dirinya terpilih.

“Pendidikan bukan hanya untuk waga miskin dan pengangguran, saya juga akan menggalakkan program pendidikan dan pemberdayaan untuk anak yang putus sekolah.” kata Herman Deru, kepada Jurnalis.

Rendahnya angka partisipasi pendidikan tingkat menengah pertama, kata Herman menjelaskan, karena beberapa faktor. Salah satunya kata Herman menjelaskan, karena kondisi ekonomi kelurga, kondisi lingkungan tak mendukung dan kurang kuatnya motivasi kepada anak.

“Kondisi ekonomi yang kurang baik bisa memaksa anak-anak ikut bekerja, ini juga semakin membuat motivasi anak untuk sekolah menurun, karena harus menopang keluarganya, mereka yang terlanjur bekerja, lalu memilih melanjutkan itu, dari pada sekolah, ini menjadi salah satu problem serius yang harus diselesaaikan,” jelas Herman Deru.

Kepada Jurnalis, Herman mengatakan, jika dirinya terpilih, dia akan mewajibkan semua anak di Sumatera Selatan, untuk sekolah, minimal sampau tamat Sekolah Menengah Atas (SMA), Herman juga berjanji, akan melibatkan para orang tua, untuk diajak bicara dengan pemerintah.

Baca juga :  Tim Herman Deru, Ajak Kontestan Lain, Berkompetensi Secara Fair

“Saya tidak mau ada anak yang tidak sekolah atau putus sekolah, para orang tua harus diajak bicara bahwa menyekolahkan anak adalah wajib, lagian gratis kok, jadi di sini peran aparat pemerintah di lapis bawah harus aktif, harus door to door mengajak keluarga agar anak-anaknya sekolah, kalau tidak sekolah mereka akan merugi,” ujar Herman Deru. (Editor Redaksi/Haji Merah).

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru