oleh

Soal Tudingan Jambore, Panitia Masih Pertimbangkan Laporan Ke Polisi ?

 JAKARTA, KICAUNEWS.COM – Beredarnya pesan brantai di sosial media terkait kegiatan Jambore Kebangsaan dan Wirausaha, dengan tuduhan, menggunakan APBN sebesar 5 Miliar, mendapatkan respon serius dari pihak panitia kegiatan.

Ketua pelaksana kegiatan Jambore Kebangsaan dan Wirausaha, Agus Harta mengatakan, pihaknya masih menimbang, untuk melaporkan para pembuat tuduhan kepada pihak yang berwajib.

“Kami panitia sedang menimbang untuk melaporkan para pembuat tuduhan, kepada pihak yang berwajib, yang merujuk pada ketentuan menista pada Pasal 310 ayat (1) KUHP,” kata Agus Harta dalam keterangan tertulisnya, kepada Group Kicau. Rabu (11/10).

Diketahui, Pasal 310 Ayat (1) KUHP berbunyi, “Barangsiapa sengaja merusak kehormatan atau nama baik seseorang dengan jalan menuduh dia melakukan sesuatu perbuatan dengan maksud yang nyata akan tersiarnya tuduhan itu, dihukum karena menista, dengan hukuman penjara selama-lamanya sembilan bulan atau denda sebanyak-banyaknya Rp 4.500,-“

Kepada redaksi, Agus Harta dalam keterangan tertulisnya menjelaskan, selain Pasal 310 Ayat (1), pihaknya juga (Panitia) punya dasar hukum, atas Pasal 311 Ayat (1) KUHP. Agus menegaskan, unsur-unsur dari pasal 311 ayat (1) KHUP yaitu.

“Seseorang; Menista orang lain baik secara lisan maupun tulisan; Orang yang menuduh tidak dapat membuktikan tuduhannya dan jika tuduhan tersebut diketahuinya tidak benar,” tegas Ketua Pelaksana Jambore Kebangsaan dan Wirausaha.

Agus menilai, dalam kegiatan Jambore itu, terdapat pesan persatuan, persaudaraan, dan lompatan gerakan.

Agus juga mengatakan, Jambore ini pada nantinya, akan menjadi catatan sejarah bagi gelombang Wirausaha dan Kebangkitan Ekonomi, sebagaimana digelorakan dalam Jambore itu.

“Justru Jambore ini ada pesan persatuan, persaudaraan dan lompatan gerakan, Jambore ini akan membuahkan ekonomi Indonesia akan maju, berkeadilan, berdaya saing dan menghantarkan Indonesia pada era kejayaan.” tegas Agus Harta.

Baca juga :  Polsek Balongan Bersama TNI dan Pol PP Kembali Menggelar Ops Yutisi

Dalam keterangan tertulisnya, dia menyampaikan, Jambore Kebangsaan dan Wirausaha adalah salah satu bentuk kontribusi Kelompok Cipayung Plus, dalam menjawab tantangan zaman yang terus berkembang.

“Ini adalah kntribusi Forum Cipayung Plus menghadapi tantangan zaman yang terus berkembang, serta persaingan ekonomi global yang ternyata kini digerakkan oleh anak-anak muda.” ujar Agus.

“Kami percaya, anak muda Indonesia bisa lebih kreatif, berdaya saing, dan berkontribusi lebih untuk kemajuan ekonomi bangsa serta kejayaan Indonesia.” pungkas Agus. (Editor Redaksi Group Kicau).

Logo Jambore Kebangsaan dan Wirausaha.
Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru