oleh

Jambore Menjawab Fitnah !

[OPINI] KICAUNEWS.COM – Berangkat dari nilai-nilai Persatuan, persaudaraan dan niat baik, untuk mengoptimasi potensi generasi muda, dalam membangun kemandirian serta memajukan ekonomi bangsa. Sebanyak lima belas organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan lintas agama dan budaya, berkolaborasi menyelenggarakan kegiatan Jambore Kebangsaan dan Wirausaha.

Ini adalah kolaborasi terbesar dari gerakan mahasiswa dan pemuda yang pernah ada dalam sejarah republik ini. Kegiatan yang bukan bertujuan politik, namun lebih kepada upaya membangun gelombang Wirausahawan muda karena persaingan dan pertarungan ekonomi dunia digerakkan oleh pemuda-pemuda yang kreatif dan bervisi masa depan.

Namun ditengah perjuangan panitia yang telah berjalan tiga bulan lebih ini, ada saja pihak-pihak yang menuduh dengan tuduhan tan berdasar dan serampangan. Bahwa untuk menyelenggarakan Jambore dengan 5.000 Peserta dari seluruh Indonesia bukanlah tugas mudah dan tentu membutuhkan anggaran yang tidak sedikit.

Maka tuduhan bahwa dengan Jambore ini gerakan mahasiswa dibungkam dengan sekian Milyar amatlah tidak beralasan. Karena panitia hingga kini terus berjuang mencari sponsorship secara profesional, selain juga mencari donatur dari jaringan dan relasi dari 15 organisasi yang ada.

Hingga kini tidak ada dana APBN yang digunakan Panitia, dan seluruh anggaran terkonsentrasi pada penyediaan fasilitas peserta seperti tenda, konsumsi, MCK, instalasi listrik atau penerangan, sound system, acara dan lain sebagainya agar 5.000 peserta Jambore Kebangsaan dan Wirausaha dapat terfasilitasi secara Optimal.

Idealisme mahasiswa dan pemuda tak boleh tergadaikan, namun itu bukan berarti kita tidak melakukan lompatan gerakan untuk menjawab tantangan persoalan bangsa, kejayaan sebuah Bangsa sangat ditentukan oleh faktor ekonomi.

Maka bila kita ingin mewujudkan kejayaan Indonesia, mahasiswa dan Pemuda harus berbuat dan berkontribusi lebih. Bila generasi 1928 telah mencatat sejarah mendirikan Bangsa Indonesia, generasi 1945 mewujudkan kemerdekaan Indonesia.

Baca juga :  Jambore Kebangsaan dan Kewirausahaan: Bersatu, Kreatif Majukan Ekonomi

Maka tugas generasi kita adalah mewujudkan Kejayaan Indonesia yang salah satu prasyaratmya adalah kemandirian, kemajuan, dan daya kompetitif ekonomi Indonesia.

Dari dua sendi kebangsaan dan wirausaha ini kita yakinkan akan tumbuh jiwa pengusaha baru yang tertanam pada generasi mendatang. Inilah penjelasan kami atas segala fitnah dan tuduhan yang ada.

Kami percaya bahwa tak mungkin 15 organisasi mahasiswa dan pemuda yang memiliki ribuan kader, kredibel, dan memiliki visi kebangsaan yang jelas, lantas hilang idelisme hanya karena lembaran rupiah semata.

Justru Jambore ini ada pesan persatuan, persaudaraan dan lompatan gerakan agar sejarah mencatat gelombang Wirausaha dan kebangkitan ekonomi yang digelorakan dalam Jambore ini akan membuahkan ekonomi Indonesia akan maju, berkeadilan, berdaya saing dan menghantarkan Indonesia pada era kejayaan.

Kami panitia sedang menimbang untuk melaporkan para pembuat tuduhan kepada pihak yang berwajib, yang merujuk pada ketentuan menista pada Pasal 310 ayat (1) KUHP

“Barangsiapa sengaja merusak kehormatan atau nama baik seseorang dengan jalan menuduh dia melakukan sesuatu perbuatan dengan maksud yang nyata akan tersiarnya tuduhan itu, dihukum karena menista, dengan hukuman penjara selama-lamanya sembilan bulan atau denda sebanyak-banyaknya Rp 4.500,-“

Dan Juga Atas Dasar Pasal 311 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana :

“Barangsiapa melakukan kejahatan menista atau menista dengan tulisan, dalam hal ia diizinkan untuk membuktikan tuduhannya itu, jika ia tidak dapat membuktikan dan jika tuduhan itu dilakukannya sedang diketahuinya tidak benar, dihukum karena salah memfitnah dengan hukum penjara selama-lamanya empat tahun.”

Unsur-unsur dari Pasal 311 ayat (1) KUHP adalah: Seseorang; Menista orang lain baik secara lisan maupun tulisan; Orang yang menuduh tidak dapat membuktikan tuduhannya dan jika tuduhan tersebut diketahuinya tidak benar;

Baca juga :  Soal Kesejahteraan Rakyat, GOJO: Tanggung Jawab Semua Pihak !

Demikian keterangan yang kami sampaikan kepada seluruh element Bangsa, Bahwa perjalanan Mahasiswa kelompok Cipayung sudah berjalan Sejak Tahun 70-an untuk menyuarakan persatuan dan kemajuan Bangsa.

Jambore Kebangsaan dan Wirausaha ini adalah salah satu bentuk kontribusi Forum Cipayung Plus menghadapi tantangan zaman yang terus berkembang, serta persaingan ekonomi global yang ternyata kini digerakkan oleh anak-anak muda.

Kami percaya anak muda Indonesia bisa lebih kreatif, berdaya saing, dan berkontribusi lebih untuk kemajuan ekonomi bangsa serta kejayaan Indonesia.

Agus Harta
Ketua Pelaksana Kegiatan Jambore Kebangsaan dan Wirausaha.

Logo Jambore Kebangsaan dan Wirausaha.
Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru