oleh

Bappeda Provinsi Banten Minta, HMB Jakarta Berikan Masukan Soal RPJMD

TANGSEL, KICAUNEWS.COM – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Banten, berharap Himpunan Mahasiswa Banten (HMB) Jakarta bisa memberikan masukan kepada pemerintah. Hal ini disebabkan karena Pemerintah bersama DPRD Provinsi Banten, masih menggodok Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Banten.

Hal itu disampaikan Kasubid Perencanaan Program dan Anggaran, Badan Perencanaan, Pembangunan Daerah Provinsi Banten, Daiman, dalam diskusi publik, yang digelar Himpunan Mahasiswa Banten (HMB) Jakarta, di Jl. Semanggi II, Ciputat, Tangerang Selatan.

“Saya berharap teman teman mahasiswa (HMB) juga bisa memberikan masukan, karena RPJMD kita sedang dibahas di Dewan, tapi yang jelas ada tiga hal yang saat ini menjadi fokus, pertama, soal Infrastruktur, Kedua soal Pendidikan, Ketiga, soal Kesehatan.” kata Daiman dalam diskusi.

Daiman menjelaskan, tiga hal tersebut, yang menjadi fokus RPJMD, akan memakan biaya sebanyak 70 perseb dari biaya Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten. “Tiga sektor inilah yang akan menghabiskan APBD kita dalam tiga tahun kedepan di pemerintahan.” jelas Daiman, Kasubid Perencanaan Program dan Anggaran, Bappeda Provinsi Banten.

Dalam diskusinya, Bappeda Provinsi Banten menargetkan, dalam tiga tahun persoalan infrastruktur akan beres, dan tidak adalagi jalan-jalan rusak, terutama jalan di Provinsi. Sehingga, kata Daiman menjelaskan, untuk anggaran Dinas Pembangunan Umum Provinsi Banten, dinaikan sebanyak 1,4 Triliun untuk tiga tahun. “Target kita, dalam tiga tahun sudah tidak adalagi itu jalan-jalan rusak, terutama jalan Provinsi,” jelas Daiman.

Senada dengan Daiman, Pengamat Politik, Ali Nurdin menilai, persoalan infrastruktur memang persoalan yang penting untuk di bangun. Dia mengatakan, yang harus dipikirkan oleh pemerintah, adalah persoalan infrastruktur yang ada di kabupaten.

“Persoalan infrastruktur, justru Banten ini jalan yang rusak, itu kerusakannya ada di daerah kabupaten, cobalah kita lihat jalan menuju Pagelaran, Patia, Cimoyan, itu parah sekali,” ujar Ali Nurdin di tempat yang sama.

Baca juga :  Usia 17 Tahun Banten, HMB Jakarta, Tagih Janji Politik Wahidin-Andika

Ali juga menilai, persoalan infrastruktur juga, terjadi di Provinsi Banten. Dia mencontohkan, jalan yang rusak di Palima, yang hanya sepotong dan bolong-bolong. “Dibeberapa persoalan, memang jalan misalnya menuju, palima saja masih banyak yang bolong-bolong, pembangunan jalan dari palima saja masih seperti itu,”ujar Ali Nurdin.

Wakil Rektor III di Universitas Matla’ul Anwar ini juga menyarankan agar, Pemerintah agar berani melakukan realokasi anggaran yang memang difokuskan pada beberapa persoalan.

Diketahui, dalam menyambut ulang tahun Banten yang ke-17 Tahun, Himpunan Mahasiswa Banten (HMB) Jakarta, menggelar diskusi publik, bertajuk, 17 Tahun Banten: Membaca Arah Pembangunan Banten, Mau Bagaimana ?, acara ini digelar di Jl. Semanggi II Ciputat, Tangerang Selatan.

Hadir, Bappeda Provinsi Banten, Sejarawan Banten, Bony Triyana, Polda Banten, Kasubdit Intelkam Polda Banten, AKBP Saefuloh, dan Pengamat Politik. Tidak hanya itu, awalnya HMB Jakarta juga mengundang Ketua DPRD Provinsi Banten, Asep Rahmatullah, namun dia batal hadir. (Haji Merah/Redaksi).

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru