oleh

Cibunar berduka, 7 orang tewas di bak penampungan bahan trey

BOGOR, KICAUNEWS. COM – Tujuh orang tewas di bak penampungan bahan trey (kardus tempat telor) ,Sabtu (30/9/2017).

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.00 Wib, di Kampung Cibunar Kasdun RT 01/04 Desa Cibunar Kecamatan Parungpanjaang Kabupaten Bogor.

Kapolsek Parung Panjang, Kompol Nurahim,mengatakan, data dari petugas di lokasi, ke tujuh korban diidentifikasi masing-masing,

1. Mulyadi 19, warga Kampung Mancak Kabupaten Serang,

2. Mas Joko 30, warga Surabaya,

3. Ade Setiawan 40,

4. Iwan 35, warga Kampung Cibunar Kasdun Parung Panjang Bogor.

5. Dedi Junaedi 45, warga Kampung Cibunar Kasdun Parung Panjang Bogor.

6. Samsuri warga kampung Cibunar Desa Cibunar Kecamatan ParungPanjang,

7. lnto 25 Tahun warga Kampung Cibunar Desa Cibunar Kecamatan Parungpanjang

Menurut Kapolsek Parungpanjang, Kompol Nurahim, kejadian bermula saat Iwan yang merupakan karyawan, akan menguras bak kardus yang dalamnya sekitar 4 meter. Dua menit berselang, Ahmad Holil 19, Tahun melihat Iwan sudah pingsan.

Melihat kejadian ini, Ahmad Holil langsung teriak meminta pertolongan sehingga karyawan yang lain berdatangan dan langsung masuk kedalam, untuk memberikan pertolongan.

“Rekan korban yang datang lalu turun ke dalam bak penampungan air limbah, guna memberi pertolongan. Enam orang yang turun, lalu berjatuhan ke dalam bak dan langsung pingsan dan meninggal dunia,”kata Kapolsek Parungpanjang Kompol, Nurahim Sabtu malam.

Kepolisian Polsek Parungpanjang yang tiba di lokasi, lalu mengamankan TKP dan memasang police line dan mengamankan pemilik pabrik.

“Petugas mencari keterangan saksi di sekitar TKP dan menghubungi team reques dan Basarnas, team SAR dari Jakarta untuk dilakukan evakuasi,”tandas Kompol Nurahim.

Sementara endin Mahyudin selaku kades Cibunar saat di konfirmasi beberapa awak media di kantor desa Cibunar mengatakan terkait tentang ijin lokasi perusahaan tersebut milik H.abak membenarkan pasalnya bahwa perusahaan tersebut belum mengantongi ijin, baik ijin lokasi maupun AMDAL, artinya belum ada kordinasi atau laporan dari pihak pemilik pabrik ke pihak pemerintahan desa Cibunar dan pihak kecamatan Parung panjang. Imbuhnya.

Baca juga :  Pelantikan Anggota LSM Gempur Bogor Raya, Peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad Saw Serta Santunan Anak Yatim Berjalan Tertib Dan Lancar

” seLanjutnya Ade Jaro selaku ketua DPRD kabupaten Bogor bersama sama dengan rekan kerja anggota DPRD kabupaten Bogor, dan para kades se-kecamatan Parung panjang dalam kunjungan kerjanya senen 02/10/2017 ke TKP langsung melihat pabrik tiray tersebut, setelah itu Jaro Ade bersama sama dengan rekan rekan mendatangi keluarga korban yang tidak jauh dari TKP dan memberikan bantuan berupa air mineral 20 dus, kopi 1 dus, beras 250kg atau (5karung beras).

Dalam sambutannya Ade Jaro mengatakan ini adalah cobaan yang diberikan Allah musibah yang menimpa keluarga di tempat ini, selain dari pada itu korban yang meninggal dunia adalah masih satu keluarga dengan pemilik pabrik yaitu H.abak,
Harapan Saya kepada pemerintah kabupaten dan kecamatan begitu juga pemerintahan desa sebelumya adakan sosialisasi kepada warga masyarakat sebelum membuka lahan pekerjaan industri.
seLanjutnya saya berharap kepada keluarga korban yang di tinggalkan tetap tabah dan tawakal.pungkasnya( Hendrik/tris)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru